Ledakan besar di pabrik PT Raw Botanical Nusantara Kawasan Industri Candi (KIC) Semarang, menyebabkan seorang karyawan tewas. Sementara tujuh pegawai lainnya mengalami luka bakar.
Hal itu disampaikan Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard. Ia menyebut, ledakan yang terjadi di pabrik Kawasan Industri Candi, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang itu menyebabkan satu karyawan tewas.
"Korban meninggal dunia atas nama Muhammad Bryan Febryantoro (21), warga Demak, laki-laki. Sudah dievakuasi dibawa ke rumah sakit," kata Aliet di lokasi, Rabu (1/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Infonya kejatuhan seng?) Iya, karena dampak dari ledakannya itu, bangunan temboknya ada sebagian yang runtuh," lanjutnya.
Ia mengatakan, polisi mendapat laporan sekitar pukul 10.00 WIB bahwa ada ledakan dari tabung sterilisasi di pabrik tersebut. Aliet mengaku masih mendalami pabrik itu bergerak di bidang apa.
"Kami dapat info terjadi ledakan tabung sterilisasi, terus terbakar. Korban satu meninggal dunia, ada tujuh luka bakar. Kondisi korban rata-rata luka bakar ringan sampai sedang," jelasnya.
Menurutnya, ledakan itu dipicu tekanan tinggi akibat cuaca yang panas, sehingga tabung sterilisasi itu tiba-tiba meledak.
"Untuk pabriknya apa, kami masih dalami, infonya (produk) diekspor keluar," jelasnya.
Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard di Pabrik PT Raw Botanical Nusantara, Jalan Apel, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng |
Ia mengatakan, pabrik PT Raw Botanical Nusantara itu pun tak setiap hari beroperasi. Akibat kejadian itu, bangunan pabrik telah ditutup garis polisi dan dihentikan operasinya sdmentara.
"(Berapa lama ditutup?) Belum tahu, nunggu penyidikan dari Polrestabes. Karena informasi memang kalau ada pesanan, baru produksi pabriknya. Bukan setiap hari buka, nggak," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Komandan Pleton Damkar Kota Semarang, Bambang Setiawan mengatakan Damkar Kota Semarang mendapat laporan sekitsr pukul 10.00 WIB.
"Informasi ada korban yang terluka parah itu kurang lebih 7-8. Tapi sudah dievakuasi sama pihak setempat menggunakan pikap, bisa dilihat ada banyak darah sama percikan daging atau kulit," ucapnya.
"Saya sampai lokasi sini, saya memastikan area yang terbakar. Lalu di sana ada korban yang sudah dinyatakan MD," lanjutnya.
Sembari menunggu ambulans dan Inafis datang, Damkar Kota Semarang lantas memadamkan lingkungan sekitar. Ledakan itu, kata dia, diduga berasal dari mesin produksi pabrik.
"Pemicu ledakannya itu tekanan tinggi. Ada tekanan tinggi, lalu mesinnya itu nggak sepanas biasanya. Dari jarak 1-2 meter itu sudah terasa panas," ucapnya.
"Karyawannya sudah bilang bahwa yang tanggung jawab ngecek tekanan mau ngecek sudah nggak sempat, sudah langsung meledak. Infonya itu mesin press, kayak mesin vakum," lanjutnya.
Salah seorang warga setempat sekaligus saksi mata, Mulyani (53) mengatakan, dirinya sedang berada di sekitar pabrik saat insiden itu.
"Dari sini keras sekali ledakannya, kayak bom gitu, bikin semuanya kerasa getar, sudah kayak gempa," kata Mulyani kepada detikJateng.
Ia mengatakan, ledakan diduga berasal dari dalam pabrik. Saat kejadian, ia juga mendengar para karyawan di dalam pabrik itu teriak histeris sehingga membuat warga setempat panik.
Baca juga: Gedung SMPN 2 Karangpandan Kebakaran |
"Pokoknya ledakannya keras sekali sampai sengnya terbang, kayak gempa. Itu yang di pabrik sebelah sampai temboknya retak," ucapnya.
"Semua karyawannya pada teriak-teriak, semua warga juga kaget. Saya aja merinding, langsung pada teriak 'itu kenapa? Allahuakbar'," tambahnya.

