Ledakan Kembang Api Hebohkan Warga Prambanan Ternyata Prewedding Sespri Prabowo

Ledakan Kembang Api Hebohkan Warga Prambanan Ternyata Prewedding Sespri Prabowo

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Jumat, 26 Jun 2026 16:15 WIB
Lokasi tempat dinyalakannya kembang api bagian dari acara prewedding Sespri Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah, di Prambanan, Klaten, Jumat (26/6/2026).
Lahan kosong tempat dinyalakannya kembang api bagian dari acara prewedding Sespri Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah, di Prambanan, Klaten, Jumat (26/6/2026). Foto: Achmad Husain Syauqi/detikJateng
Klaten -

Ledakan dari kembang api di sekitar Candi Prambanan, Klaten, sempat menghebohkan warga beberapa waktu lalu karena suaranya yang memekakkan telinga. Terungkap, kembang api itu dinyalakan sebagai bagian dari prewedding Sekretaris Pribadi (Sespri) Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah.

"Menurut informasi memang begitu, dari Rizky sekretaris kepresidenan. Pelaksanaan tanggal 24 dan 26 Juni," kata Kepala Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Raksono kepada detikJateng, Jumat (26/6/2026).

Raksono menuturkan, ledakan bersumber dari kembang api dari sesi pengambilan foto dan video prewedding. Lokasi di lahan kosong dekat Mandala Wisata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lokasi di lahan kosong dekat Mandala Wisata. Jadi itu pengambilan foto dan video saja," jelasnya.

ADVERTISEMENT

General Manager Candi Prambanan dan Ratu Boko, Leonardus Adityo Nugroho, saat dimintai konfirmasi enggan menjelaskan detail apakah betul prewedding itu Sespri Presiden, Rizky Irmansyah. Ia hanya menjelaskan bahwa identitas sosok yang menyalakan kembang api adalah customer.

"Itu customer, soal identitasnya kami tidak bisa ungkap. Coba ke panitianya," kata Leonardus saat diminta konfirmasi detikJateng.

Menurut Leonardus, kembang api tersebut dinyalakan di luar kompleks TWC Prambanan. Sebab di kompleks TWC memang tidak bisa

"Di dalam kan memang tidak bisa. Yang di dalam itu hanya pengambilan foto dan video saja," lanjut Leonardus.

Penampakan kembang api diikuti suara ledakan di kawasan Candi Prambanan, Klaten, Rabu (24/6/2026) malam.Penampakan kembang api diikuti suara ledakan di kawasan Candi Prambanan, Klaten, Rabu (24/6/2026) malam. Foto: dok. Warga/Utomo

Ranti (40), warga Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan mengatakan warga mengetahui ada kembang api malam kejadian. Suaranya keras sehingga warga menonton.

"Ya keluar rumah menonton. Katanya itu mantenan ajudannya pak presiden," katanya kepada detikJateng di rumahnya.

Sebelumnya diberitakan, warga di sekitar kompleks Candi Prambanan, Klaten, digemparkan dengan bunyi ledakan besar berulang kali tadi malam. Usut punya usut, ledakan tersebut berasal dari bunyi kembang api acara prewedding.

Peristiwa tersebut viral usai diunggah di media sosial (medsos). "21:39 Info min di daerah Kalasan Sleman terdapat ledakan yang cukup keras berwarna merah. Seperti kembang api dari arah Prambanan tapi ternyata bukan, ini udah berapa kali saya mendengarnya hingga tengah malam. Tolong akun saya disamarkan min terima kasih," tulis unggahan di akun Facebook Merapi _News sebagaimana dikutip detikJateng, Kamis (25/6).

Di postingan disertakan video suasana perumahan. Terdengar bunyi ledakan bersahutan dan terlihat langit berwarna merah.

Di postingan selanjutnya warga menuliskan ledakan tersebut merupakan kembang api. "Dentuman kembang api malam ini, beberapa warga sempat kaget dan berhamburan keluar rumah untuk memastikan sumber suaranya (24/6/2026)," unggahan pratiwiandri di akun Merapi _News.

Utomo (50), warga sekitar Candi Prambanan, mengatakan ledakan itu mengagetkan warga. Awalnya dikira bukan kembang api karena cukup besar.

"Dikira bukan kembang api karena kerasnya dentuman sehingga keluar rumah. Kaca sampai bergetar," katanya kepada detikJateng.

Setelah keluar rumah, terang Utomo, warga baru mengetahui ada yang menyulut kembang api. Ia menuturkan baru kali ini ledakan kembang api cukup besar.

"Baru kali ini, biasanya jika ada acara tidak sebesar ini suaranya. Tidak ada kerusakan rumah, saya sempat merekam mungkin lebih dari lima kali," ungkap Utomo.

"Jadi bukan di dalam taman wisata candi Prambanan, di sebelah timurnya. Suaranya sampai Kalasan (Sleman)," imbuhnya.

Menurut Kepala Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Raksono, ledakan tersebut merupakan suara kembang api.

Lokasi peluncuran kembang api, sebut Raksono, awalnya hendak di dekat futsal timur TWC di RT 19 Desa Tlogo. Namun karena padat penduduk dikomplain.

"Dikomplain warga ternyata pindah ke utara di dekat Mandala wisata, di lahan kosong. Tidak ada laporan kerusakan," terang Raksono.



(apu/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads