Dapur MBG di Banyudono Boyolali Dibobol Maling, Alat Masak Raib

Jarmaji - detikJateng
Kamis, 25 Jun 2026 12:09 WIB
Polisi saat melakukan olah TKP pencurian yang terjadi di dapur MBG di Banyudono, Boyolali. Foto diunggah Kamis (25/6/2026). Foto: dok. Polres Boyolali
Boyolali -

Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali dibobol pencuri. Sejumlah alat masak hingga DVR CCTV raib digondol pelaku, dengan kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Kapolsek Banyudono, AKP Tri Mulyono, mengatakan kasus pencurian tersebut terjadi di SPPG 04 Dukuh Kebon Tutup, RT 21 RW 03, Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali. Pihaknya menegaskan, kasus pencurian dengan pemberatan tersebut saat ini masih dalam penyelidikan.

"Masih dalam penyelidikan. Kepolisian terus mengumpulkan keterangan dan petunjuk di lapangan untuk mengungkap pelaku," ujar Kapolsek Banyudono, AKP Tri Mulyono, dalam keterangan tertulis yang disampaikan Humas Polres Boyolali, Kamis (25/6/2026).

Dikatakan Tri, peristiwa pencurian itu diketahui pada Selasa (23/6) siang, sekitar pukul 13.40 WIB. Awalnya, salah seorang pekerja datang ke dapur MBG untuk melakukan pengecekan. Namun sesampai di lokasi, saksi melihat pintu sudah dalam keadaan terbuka dan kunci gembok hilang.

Saksi kemudian masuk untuk melakukan pemerikaan di dalam ruangan SPPG itu. Diketahui sejumlah peralatan dapur dan perangkat pendukung lainnya telah hilang. Saksi kemudian menghubungi petugas keamanan SPPG dan pihak terkait lainnya yang selanjutnya kasus pencurian itu dilaporkan ke Polsek Banyudono.

"Setelah mendapat laporan, kami dari Polsek Banyudono segera mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP awal, memintai keterangan para saksi dan melakuka serangkaian penyelidikan guna mengungkap pelakunya," kata dia.

Dari hasil pendataan sementara, barang-barang yang hilang, meliputi satu unit mesin kupas wortel, 10 nampan stainless, 5 set pisau stainless, satu unit blender/cooper. Kemudian satu unit alat pencuci mobil, satu unit DVR CCTV, dan satu unit TV LCD monitor CCTV.

"Total kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 21.150.000," imbuhnya.

Kapolsek menegaskan, bahwa kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kepolisian terus mengumpulkan keterangan dan petunjuk di lapangan untuk mengungkap pelaku. Serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian. Pihaknya juga mengimbau masyarakat segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila mengetahui informasi yang dapat membantu proses pengungkapan perkara.



Simak Video "Memasak Pepes Lele Asli Boyolali"

(apu/ahr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork