3 Pekerja Kandang Ayam di Boyolali Ditemukan Pingsan-Mulut Berbusa

3 Pekerja Kandang Ayam di Boyolali Ditemukan Pingsan-Mulut Berbusa

Jarmaji - detikJateng
Rabu, 10 Jun 2026 17:34 WIB
Petugas melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
Petugas melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Foto: Dok. Polres Boyolali
Boyolali -

Tiga pekerja kandang ayam di Boyolali, ditemukan pingsan dengan mulut berbusa di dalam kamar. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Ketiganya diduga mengalami keracunan gas yang berasal dari sisa pembakaran briket arang di dalam ruangan.

"Alhamdulillah (kondisi ketiganya) stabil," kata Kapolsek Ampel, Iptu Edhy Nugroho, saat dimintai konfirmasi, Rabu (10/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketiga pekerja tersebut, yakni Agung Sarwoto (36) warga Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Kemudian Andri Sawi Dianto (25) dan Tri Lestanto (35), keduanya warga Desa Sampetan, Gladagsari.

Dijelaskan Edhy, ketiga karyawan tersebut ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri oleh rekan kerjanya di kamar anak kandang di kandang ayam Dukuh Karangboyo, Desa Sampetan, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali sekitar pukul 12.07 WIB, Selasa (9/6) kemarin.

ADVERTISEMENT

Bermula saat dua karyawan lainnya, Irsa dan Fajar, datang untuk melakukan pengecekan. Setibanya di lokasi, keduanya mendapati pintu gerbang dalam keadaan tertutup. Saat dipanggil, tidak ada respons dari dalam.

"Curiga, Fajar kemudian masuk ke area kandang dan membuka pintu kamar anak kandang. Di dalam ruangan tersebut, ia menemukan tiga pekerja tersebut dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri dengan mulut berbusa. Temuan itu segera dilaporkan kepada pemilik kandang, Joko Jasmanto, dan diteruskan ke Polsek Ampel," terang Edhy.

Edhy mengatakan, pihaknya bersama tim medis segera mendatangi lokasi kejadian. Ketiga pekerja itu langsung dibawa ke Puskesmas Tengaran, Kabupaten Semarang untuk mendapatkan pertolongan pertama, kemudian dirujuk ke RSUD Pandan Arang Boyolali, guna penanganan medis lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, lanjut dia, ketiga korban diduga mengalami keracunan gas yang berasal dari sisa pembakaran briket arang di dalam ruangan.

Pihaknya kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kejadian itu. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk memastikan penyebab peristiwa tersebut. Saat ini para korban masih menjalani perawatan medis di rumah sakit," jelasnya.

Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Winarsih, menambahkan kondisi ketiga korban, pekerja kandang ayam yang diduga mengalami keracunan itu, saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah. Kondisinya juga sudah semakin membaik.

"Sudah membaik namun masih di ICU," imbuhnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk memperhatikan sirkulasi udara dan aspek keselamatan kerja, saat menggunakan bahan bakar briket maupun sumber pembakaran lainnya di ruang tertutup guna mencegah kejadian serupa.




(apl/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads