UNS Tepis Anggapan Pendaftaran PTN Bikin Maba PTS Turun

UNS Tepis Anggapan Pendaftaran PTN Bikin Maba PTS Turun

Tara Wahyu NV - detikJateng
Rabu, 10 Jun 2026 06:30 WIB
Universitas Sebelas Maret (UNS)
Foto: Universitas Sebelas Maret (UNS). Dok. UNS
Solo -

Pihak Universitas Sebelas Maret (UNS) menganggap penurunan jumlah pendaftar mahasiswa baru (maba) di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) belum bisa disimpulkan terpengaruh oleh pendaftaran di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Di sisi lain mahasiswa yang sudah mendaftar dan lolos namun tidak melakukan registrasi merupakan hal yang wajar terjadi.

Kepala Kantor Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS, Prof. Drs. Sutarno menjelaskan, proses Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru di PTS belum sepenuhnya selesai. Di sisi lain, jalur seleksi mandiri di sejumlah PTN juga baru saja dimulai.

"Kalau saat ini dikatakan (pendaftar PTS) menurun, kan kurang tepat ya untuk saat ini. Karena belum selesai juga proses SPMB di PTS juga. Di PTN baru tes ujian mandiri juga baru mulai kemarin, dan pengumumannya juga belum," ujar Sutarno saat dihubungi detikJateng, Selasa (9/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sutarno menambahkan, seluruh proses penerimaan mahasiswa baru di PTN diprediksi baru akan rampung secara keseluruhan pada akhir bulan depan, sesuai dengan linimasa yang telah ditetapkan.

"Jadi sesuai dengan waktu yang disediakan sampai 31 Juli itu, di PTN semuanya akan selesai proses penerimaannya," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Saat ditanya mengenai pemenuhan kuota mahasiswa baru, Sutarno menyebutkan bahwa secara umum para pendaftar sudah mengajukan proses registrasi awal. Namun, kepastian apakah kuota di setiap program studi atau universitas terpenuhi 100 persen baru bisa dilihat setelah tahapan registrasi ulang selesai.

"Insyaallah sudah semua pendaftarnya. Kalau terpenuhi kuota itu nanti setelah registrasi baru bisa ketahuan, pada registrasi tidaknya," terangnya.

Sutarno mengatakan calon mahasiswa yang lolos seleksi namun tidak melakukan daftar ulang jamak terjadi, khususnya pada jalur mandiri. Hal ini karena banyak calon mahasiswa yang mendaftar di beberapa universitas sekaligus secara bersamaan.

"Kan kalau (jalur) mandiri itu karena pada ambil di mana-mana, kadang diterima tetap tidak registrasi," pungkasnya.

Ia mengatakan bahwa tidak ada perpanjangan sampai bulan Agustus untuk penerimaan mahasiswa baru di jalur mandiri.

"Nggak ada (perpanjangan)," pungkasnya.

Dilansir dari detikEdu, Komisi X DPR RI menyoroti pendaftar perguruan tinggi swasta (PTS) daerah yang terus turun. Sistem penerimaan mahasiswa baru dinilai diterapkan seragam, padahal kondisi setiap daerah berbeda.

Komisi X menyebut berdasarkan rapat bersama 5 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), pola masalah yang didapat adalah sistem penerimaan mahasiswa baru belum berpihak ke daerah.

Komisi X DPR mengusulkan beberapa perbaikan, seperti memperluas kuota KIP Kuliah, khususnya bagi mahasiswa PTS, meningkatkan nilai bantuan KIP Kuliah supaya mahasiswa mampu mengakses prodi STEM dan kedokteran yang biayanya lebih tinggi, meminta pemerintah menetapkan batas waktu seleksi mandiri PTN secara tertulis, supaya tidak mengganggu penerimaan maba di PTS, dan mengakomodasi peran pemerintah daerah dalam membantu operasional perguruan tinggi melalui RUU Sisdiknas.




(alg/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads