Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Dukuh Gaten, Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, tadi sore. Pelaku sempat menyeret anak perempuan korban berinisial A (12) yang saat itu mencoba melawan ketika motor Honda Beat milik keluarganya digondol.
"Kejadiannya jam 15.00 WIB, pas adzan ashar. Anak saya sedang bermain di halaman," kata korban, Reni (43) saat ditemui detikJateng di lokasi, Senin (8/6/2026).
Reni mengatakan, saat itu tiba-tiba datang dua pria yang berboncengan motor matik. Salah satu pria itu lalu turun dan mengambil motor Beat miliknya yang berada di halaman. Namun, aksi maling itu diketahui oleh putri Reni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang satu ambil motor, anak saya yang tahu lalu teriak minta tolong. Saya lalu lari keluar rumah," ujar Reni.
Reni menjelaskan, saat itu pelaku yang membawa motor Beat miliknya kabur ke arah timur dan menyeret putrinya yang mencoba memegangi motor dari belakang.
"Saya mengejar pelaku yang ke selatan tapi tidak ketangkap. Saya kembali ke pelaku lain yang dihalangi anak saya, tapi sudah tidak ada. Anak saya juga tidak ada," ucap Reni.
Setelah dicari, ternyata putrinya ditemukan di dukuh tetangga yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumahnya. Putrinya mengalami lecet-lecet di kaki dan tangan.
"Ya lecet-lecet dikit di kaki dan tangan karena diseret di situ (dari halaman ke timur), tapi kan terus dibonceng pelaku dan diturunkan di jalan. Ya sekitar satu kilometer," kata dia.
Reni menyebut saat kejadian kondisi kampung sedang sepi. Ada beberapa warga yang mengetahui, tetapi tidak menduga jika orang itu pencuri motor.
"Beberapa warga ya lihat, anak saya teriak-teriak minta tolong, tapi dikira dibonceng biasa," imbuhnya.
Pantauan detikJateng, lokasi kejadian di halaman rumah tepi jalan yang lebarnya hanya sekitar tiga meter. Di kanan kiri jalan padat dengan rumah penduduk.
Lokasi anak korban diturunkan di Timur Dukuh Kenteng dekat sawah dengan jarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian. Personel Polsek Polanharjo langsung ke lokasi melakukan olah TKP.
Kapolsek Polanharjo, AKP Abdillah, menyatakan kejadian yang dikira penculikan tersebut murni pencurian kendaraan bermotor. Saat pelaku mengambil motor, anak korban sempat memegang handel motor bagian belakang.
"Setelah motor dibawa, anak korban sempat memegangi handel belakang. Tapi pelaku bisa melepas dan membawa kabur sepeda motor tersebut," kata Abdillah kepada detikJateng.
"Kunci masih menempel di motor saat kejadian. Kita masih melakukan penyelidik, kita koordinasi dengan Resmob Polres Klaten," imbuhnya.
