Pabrik olahan ikan di jalan Juwana-Pati terbakar hebat pagi ini. Dari pemeriksaan awal, polisi menyebutkan ada 70 persen bangunan pabrik terdampak akibat kebakaran tersebut.
"Sekitar 70 persen dari pabrik ini yang mengalami kebakaran, dampaknya terhadap karyawan dan produksi karena otomatis akan terhambat," kata Kapolsek Pati Kota, Iptu Windartono saat ditemui di lokasi, Sabtu (6/6/2026).
Windartono mengatakan kebakaran pabrik ini diketahui sekira pukul 06.00 WIB. Kini petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan dan belum diketahui penyebab kebakaran hebat tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Pabrik Pengolahan Ikan di Pati Terbakar |
"Dugaan penyebab kebakaran ini nanti menunggu penyelidikan dari Labfor Polda Jateng kami sudah izin Pak Kapolresta Pati, izin lapor kepada tim Labfor nanti kita sama-sama tunggu," dia melanjutkan.
Windartono menjelaskan bahwa saat kejadian belum ada aktivitas pekerja. Sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Belum ada karyawan masuk, situasi pabrik belum operasional," jelasnya.
Asap klebakaran pabrik di Pati membuat asap mengganggu lalu lintas di Pantura, Sabtu (6/6/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng |
Windartono menjelaskan bahwa pabrik ini memproduksi olahan hasil laut. Ada barang olahan yang siap kirim dan dijual ikut terbakar. Namun taksiran kerugian belum diketahui.
"Pabrik memproduksi olahan hasil laut dan turunan termasuk hasil produksi siap kirim siap jual juga dampak terhadap kebakaran ini.Kerugian belum ada," jelasnya.
Dia berujar tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Petugas pemadam sampai pukul 10.00 WIB tengah berupaya melakukan pemadaman kebakaran.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Sampai saat ini terus melakukan pemadaman sampai benar-benar padam. Masih pemadaman bagian belakang," ujarnya.
Adapun asap kebakaran pabrik itu cukup tebal. Kepulan asapnya sempat menyebar hingga ke jalur Pantura sehingga mengganggu pengendara kendaraan bermotor yang melintas.

