Oknum perangkat desa sebagai modin berinisial AR (37) warga Jepara digerebek warga saat bermalam di rumah wanita muda berinisial AYA (21). Polisi mengungkap keduanya ternyata menjalin hubungan gelap.
"Kemarin ada pelimpahan dari Polsek Nalumsari terkait dengan penggerebekan oleh warga yang diduga oknum modin dan diduga santri bersangkutan," kata Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar Rela saat dihubungi, Kamis (4/6/2026).
Wildan mengatakan kasus ini telah tahap pemeriksaan oleh kepolisian. Polisi pun telah melakukan cek olah tempat kejadian perkara hingga melakukan visum kepada wanita muda AYA. Akan tetapi Wildan belum menyampaikan hasil visum karena masih menjadi bahan pemeriksaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk saat ini laksanakan klarifikasi dan cek TKP, sebelumnya sudah kami laksanakan visum kepada yang perempuan untuk kami cek untuk perkembangan akan kamu sampaikan lagi," jelasnya.
Wildan mengatakan kedunya telah mengaku menjalin hubungan. Padahal modin ini statusnya telah memiliki istri, sedangkan perempuan muda itu masih lajang.
"Sebenarnya hasil pemeriksaan mengakui ada hubungan, kalau sudah lama tidak belum terbuka dari yang bersangkutan dan itu sama-sama dewasa. Tidak ada pencabulan dengan anak, karena murni bersangkutan hubungan sama yang lain," terang dia.
Wildan mengatakan modin dengan wanita muda ini ibaratnya seorang guru ngaji dengan santri. Di mana AR menjadi guru ngaji di kampung. Namun, ternyata dari pertemuan itu AR dengan AYA justru menjalin hubungan terlarang.
"Bersangkutan ini mengajar ngaji kepada korban dan sering ketemu di situ, sehingga terjadi hubungan antara bersangkutan dengan perempuan muda ini," ujarnya.
Polisi masih mendalami kasus ini termasuk memeriksa para saksi.
"Sudah ada empat orang saksi yang dimintai keterangan termasuk bersangkutan," ujar Wildan.
Diberitakan sebelumnya, kejadian ini bermula saat warga memergoki AR ke rumah AYA pada Minggu (31/5) pukul 00.30 WIB. Warga yang mengetahui itu pun curiga dan memantau AR yang bermalam di rumah AYA.
"Mengetahui hal tersebut, warga sekitar merasa curiga dan kemudian warga sekitar melakukan pengawasan dengan menunggu di sekitar lokasi rumah," jelas Wildan.
Wildan mengatakan warga menunggu sampai AR keluar dari rumah AYA sekitar pukul 04.00 WIB. AR kepergok keluar dari rumah dengan berjalan kaki. AR pun digerebek warga dan diserahkan kepada polisi.
"AR berjalan kaki dengan maksud pulang ke rumah," jelasnya.
(apl/ams)
