Awal Mula Keluarga Curiga Wanita Boyolali Tewas Keracunan Sate Kiriman

Awal Mula Keluarga Curiga Wanita Boyolali Tewas Keracunan Sate Kiriman

Tim detikJateng - detikJateng
Senin, 01 Jun 2026 08:55 WIB
Polres Boyolali dan Biddokkes Polda Jateng melakukan eksumasi makam warga Sindon, Ngemplak, Boyolali yang diduga meninggal tak wajar, Sabtu (30/5/2026).
Polres Boyolali dan Biddokkes Polda Jateng melakukan eksumasi makam warga Sindon, Ngemplak, Boyolali yang diduga meninggal tak wajar, Sabtu (30/5/2026). Foto: dok. Istimewa
Boyolali -

Kematian wanita Boyolali bernama Aminah (57) usai menyantap sate kiriman dari orang misterius membuat pihak keluarga curiga. Begini awal mula keluarga korban curiga hingga akhirnya lapor polisi.

Diketahui, Aminah tewas minggu lalu usai menyantap sate. Keluarga memutuskan melapor polisi karena curiga, polisi kemudian melakukan penyelidikan termasuk melakukan ekshumasi terhadap makam korban pada Sabtu (30/5).

Kuasa hukum keluarga korban, Wiwik Dwi Habsari, menjelaskan pihaknya curiga Aminah meninggal tak wajar karena sate tersebut dikirim orang misterius. Pengirim menggunakan nama salah satu anak korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun anak korban itu mengaku tak mengirim makanan tersebut. Anak korban bernama Luriyanti itu bahkan sempat meminta ibunya tak memakan sate tersebut.

"Hal itu diketahui sebelum Aminah makan sate, lebih dahulu menghubungi Luriyanti. Lantaran awalnya tidak tahu yang mengirim sate ayam tersebut siapa, Luriyanti sempat meminta kepada ibunya agar tidak memakan sate ayam kiriman orang yang semula tidak dikenal," jelasnya kepada wartawan, Minggu (31/6/2026).

ADVERTISEMENT

Sejumlah saksi juga mengatakan jika ada lima ekor ayam yang mati usai memakan sate kiriman itu. Karena itu, dia meminta polisi menyelidiki apakah kasus ini.

"Dari keterangan saksi, ada 5 ayam yang mati setelah makan sisa sate itu," ujar Wiwik.

"Ini sudah ranahnya pihak kepolisian untuk mengungkap penyebab kematian korban, apakah sengaja dibunuh atau disebabkan karena keracunan," lanjutnya.

Makam Korban Diekshumasi

Sebelumnya, Polres Boyolali melakukan ekshumasi terhadap makam salah satu warga Dukuh Sindon, Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Makam Aminah (57) dibongkar untuk diautopsi karena kematiannya dicurigai tak wajar.

"Jadi dilaporkan oleh pihak keluarga terkait adanya indikasi meninggalnya orang tua pelapor ini yang tidak wajar. Kondisinya pada saat dilaporkan itu, jenazah ibunya (korban) itu sudah dikuburkan satu minggu," kata Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, dimintai konfirmasi detikJateng melalui telepon selulernya, Minggu (31/5) malam.

Dijelaskan Indra, korban selama ini tinggal sendirian di rumahnya di Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak itu. Dia ditemukan meninggal dunia oleh anak-anaknya dan para tetangga. Jenazahnya kemudian dimakamkan.

"Karena awalnya tidak mencurigai ataupun tidak ada indikasi terkait dengan penyebab yang hal lain-lain terkait kematiannya. Dikebumikanlah seperti biasa. Nah, setelah satu minggu dikuburkannya itu, anak korban yang meninggal ini mendapatkan informasi dan mencurigai ada kejanggalan. Akhirnya barulah datang ke Polres melaporkan terkait hal itu," jelasnya.

Keluarga korban meminta dilakukan ekshumasi dan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian Aminah. Akhirnya Polres Boyolali melakukan pembongkaran makam bersama Biddokkes Polda Jateng untuk autopsi terhadap jenazah korban pada Sabtu (30/5) kemarin.

"Nah, ini kita sedang menunggu hasilnya (autopsi). Hasilnya belum kita dapatkan, belum kita terima, masih proses," imbuh dia.

Kapolres menegaskan kasus ini sekarang masih dalam penyelidikan. Petugas Satreskrim Polres Boyolali, juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, khususnya dari internal keluarga korban.

"Iya, ini masih dalam penyelidikan. Kan ini juga baru dilaporkan. Sementara pemeriksaan saksi-saksi juga masih dari internal keluargnya," tegas Kapolres.



(afn/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads