Aksi seorang pria bernama Eko (33), bikin heboh warga Dusun Metro, Desa Wonokeling, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar. Eko nekat menyembelih dua ekor sapi milik ayahnya di kandang gegara tak dilibatkan saat kurban.
Kepala Desa Wonokeling, Suyat, mengatakan kejadian itu terjadi saat warga Dusun Metro, tengah melakukan penyembelihan hewan kurban pada Rabu (27/5/2026). Awalnya, Eko ikut menyaksikan proses penyembelihan itu.
"Kemarin melihat orang menyembelih kurban, ramai-ramai. Dia sudah bawa pisau, di situ tidak dilibatkan. Lalu pulang, kemudian sapi ayahnya dipotong sendiri," kata Suyat saat dihubungi detikJateng, Kamis (28/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suyat mengatakan saat Eko menjagal sendiri dua ekor sapi milik ayahnya, tanpa ada orang yang tahu. Sebab, warga masih berada di lokasi penyembelihan hewan kurban. Selain itu, lokasi kandang sapi itu berada di belakang rumah.
Aksi itu pertama kali diketahui oleh tetangganya, yang sedang lewat di kandang sapi. Dia kaget karena dua sapi sudah mati dalam keadaan disembelih. Bahkan satu ekor sapi, lehernya nyaris putus.
"Saat motong tidak ada yang tahu, karena baru di lokasi pemotongan hewan kurban. Tahu-tahu sapinya sudah mati semua. Dua ekor sapi," jelasnya.
Suyat mengatakan sapi yang dipotong Eko itu memang belum akan dijual. Sebab, usianya masih kecil.
Suyat menduga Eko nekat melakukan aksinya itu karena dia termasuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Eko sendiri baru pulang dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ).
"Anaknya kan kurang waras. Anaknya itu baru pulang dari RSJ kurang lebih satu minggu," ucapnya.
Sapi yang sudah mati itu akhirnya diambil tukang jagal.
(ams/ams)
