Hari Pentakosta 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Asal-usulnya

Hari Pentakosta 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Asal-usulnya

Sri Wahyuni Oktafia - detikJateng
Kamis, 21 Mei 2026 21:45 WIB
Ilustrasi Hari Pentakosta
Ilustrasi Hari Pentakosta (Foto: Getty Images/iStockphoto/rudall30)
Solo -

Hari Pentakosta adalah salah satu peringatan yang dirayakan oleh umat Kristiani setelah Hari Paskah. Peringatan ini memiliki makna yang mendalam bagi umat Kristen karena berkaitan dengan sejarah penting Yesus Kristus.

Dalam ajaran Kristen, Hari Pentakosta berkaitan dengan peristiwa turunnya Roh Kudus kepada para murid Yesus di Yerusalem. Momen tersebut dipercaya sebagai penggenapan janji Yesus sekaligus menjadi tonggak penting dalam perjalanan gereja di masa awal.

Penetapan tanggal Pentakosta sendiri mengikuti perhitungan kalender liturgi, yakni dirayakan pada hari ke-50 setelah Hari Paskah. Oleh sebab itu, tanggal peringatannya dapat berubah setiap tahun menyesuaikan jadwal Paskah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu, Hari Pentakosta 2026 tanggal berapa? Simak jadwal lengkap, pengertian, asal-usul, hingga makna Hari Pentakosta bagi umat Kristiani berikut ini.

ADVERTISEMENT

Apa Itu Hari Pentakosta?

Dirujuk dari buku Kamus Sejarah Gereja oleh Frederiek Djara Wellem dan laman Gereja Katolik Santo Yakobus, kata Pentakosta berasal dari bahasa Yunani pentekoste yang berarti "hari kelima puluh". Sesuai maknanya, Hari Pentakosta diperingati pada hari ke-50 setelah Hari Raya Paskah dalam tradisi umat Kristiani.

Hari Pentakosta menjadi salah satu perayaan penting dalam kalender liturgi gereja karena berkaitan dengan peristiwa turunnya Roh Kudus kepada para murid Yesus di Yerusalem. Peristiwa tersebut diyakini sebagai penggenapan janji Yesus kepada para pengikut-Nya sebelum naik ke surga.

Dalam ajaran Kristiani, Yesus menjanjikan akan mengirim Paraclitus atau "Sang Pembela" bagi umat-Nya. Sosok yang dimaksud adalah Roh Kudus, yang dipercaya hadir untuk membimbing, menguatkan, serta mendampingi orang-orang percaya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Melalui peringatan Hari Pentakosta, umat Kristiani diajak untuk kembali menghayati kehadiran Roh Kudus dalam hidup mereka. Roh Kudus dipercaya memberi kekuatan, penghiburan, dan tuntunan ketika menghadapi berbagai tantangan, godaan, maupun persoalan kehidupan di dunia.

Asal-usul Hari Pentakosta

Terdapat sejumlah pendapat mengenai asal-usul berkembangnya gerakan Pentakosta dalam tradisi Kekristenan modern. Dikutip dari artikel 'Pengantar Teologi Pentakosta' karya Bobby Kurnia Putrawan, beberapa tokoh memiliki pandangan berbeda terkait awal mula lahirnya gerakan tersebut.

Perbedaan pandangan ini muncul karena gerakan Pentakosta berkembang secara bertahap melalui berbagai perkembangan rohani yang terjadi di sejumlah wilayah Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Meski demikian, seluruh pendapat tersebut sama-sama menekankan pentingnya pengalaman spiritual melalui karya Roh Kudus.

Berikut beberapa pendapat mengenai asal-usul gerakan Pentakosta:

  1. Charles W. Conn berpendapat bahwa awal mula gerakan ini terjadi pada tahun 1896 di Shearer School House, Cherokee County, North Carolina. Peristiwa tersebut kemudian dianggap sebagai cikal bakal lahirnya Church of God.
  2. Klaude Kendrick menyebut gerakan Pentakosta berasal dari Sekolah Alkitab Bethel di Topeka, Kansas, yang dipimpin oleh Charles Parham. Sekolah ini dikenal sebagai salah satu pusat kebangunan rohani yang menekankan pengalaman baptisan Roh Kudus.
  3. Donald Gee mengemukakan bahwa gerakan Pentakosta bermula dari pertemuan di "Gereja Tua" di Los Angeles pada 6 April 1906. Dalam pertemuan tersebut, William Seymour, murid Charles Parham, berkhotbah mengenai "bahasa lidah" atau speaking in tongues yang kemudian menjadi salah satu ciri khas gerakan Pentakosta.

Secara umum, para ahli teologi Pentakosta menyebut ajaran Pentakosta memiliki empat pilar utama. Keempat pilar tersebut meliputi keselamatan, kesembuhan ilahi, baptisan Roh Kudus, dan kedatangan Kristus untuk kedua kalinya.

Bagi umat Pentakosta, Roh Kudus dipandang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Oleh sebab itu, perayaan Pentakosta bukan hanya menjadi peringatan sejarah turunnya Roh Kudus, tetapi juga momentum untuk memperbarui iman umat Kristiani.

Hari Pentakosta 2026 Tanggal Berapa?

Merujuk pengertian Hari Pentakosta, peringatannya dilaksanakan pada hari ke-50 setelah Hari Raya Paskah. Oleh sebab itu, tanggal perayaan Pentakosta setiap tahunnya dapat berbeda-beda mengikuti penanggalan Paskah.

Berdasar keterangan detikNews, berikut jadwal Hari Pentakosta 2026:

  • Hari Paskah 2026: Minggu, 5 April 2026
  • Hari Pentakosta 2026: Minggu, 24 Mei 2026

Hari Pentakosta menjadi salah satu perayaan penting bagi umat Kristiani karena memperingati turunnya Roh Kudus kepada para murid Yesus di Yerusalem. Momen ini juga disebut sebagai tanda lahirnya gereja Kristen awal dan menjadi bagian penting dalam kalender liturgi gereja.

Makna Hari Pentakosta bagi Umat Kristiani

Dikutip dari buku Memaknai Hari Raya Pentakosta dan Persembahan Syukur Tahunan 2024 oleh GKI Kota Wisata, Hari Pentakosta memiliki berbagai makna penting bagi umat Kristiani. Perayaan ini bukan hanya mengenang turunnya Roh Kudus, tetapi juga menjadi momentum refleksi iman, rasa syukur, hingga panggilan untuk menjalankan misi kehidupan sebagai orang percaya.

Berikut beberapa makna Hari Pentakosta bagi umat Kristiani:

1. Hari Pertemuan Kudus

Hari Pentakosta dimaknai sebagai hari kudus untuk berkumpul dan beribadah kepada Tuhan. Dalam tradisi Israel, pada hari tersebut umat tidak diperbolehkan melakukan pekerjaan berat dan seluruh laki-laki Israel diwajibkan hadir di tempat kudus sebagaimana tertulis dalam Imamat 23:21.

Pada momen itu pula para imam mempersembahkan korban sebagai simbol penghapusan dosa dan keselamatan umat (Imamat 23:17-20). Oleh sebab itu, Pentakosta menjadi lambang hubungan yang dekat antara manusia dengan Tuhan.

2. Hari Bersukaria

Pentakosta juga dimaknai sebagai hari sukacita dan ucapan syukur. Pada masa Israel kuno, umat mengungkapkan rasa terima kasih atas hasil panen gandum yang melimpah sekaligus menunjukkan rasa hormat dan takut kepada Yahweh sebagaimana disebutkan dalam Yeremia 5:24. Makna ini mengajarkan umat Kristiani untuk senantiasa bersyukur atas berkat, penyertaan, dan pemeliharaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

3. Simbol Komunitas Iman

Dalam Kisah Para Rasul, Pentakosta menggambarkan lahirnya komunitas iman yang saling bersatu dan hidup dalam kebersamaan. Para pengikut Kristus berkumpul, berdoa, dan menerima Roh Kudus bersama-sama. Oleh sebab itu, Hari Pentakosta juga dimaknai sebagai pengingat pentingnya persatuan, kasih, dan kebersamaan dalam kehidupan gereja maupun sesama umat manusia.

4. Tidak Henti Mengucap Syukur

Makna lain dari Pentakosta adalah ajakan untuk terus hidup dalam rasa syukur kepada Tuhan. Dalam Kisah Para Rasul 2:42, para murid digambarkan tekun dalam pengajaran, persekutuan, doa, dan kehidupan rohani. Hal tersebut menjadi teladan bagi umat Kristiani untuk terus memelihara iman serta mengucap syukur dalam berbagai keadaan hidup.

5. Misi untuk Membebaskan Dunia

Hari Pentakosta juga mengandung makna panggilan untuk menjalankan misi pelayanan dan membawa kabar baik bagi dunia. Dalam Kisah Para Rasul 1:8, para murid menerima kuasa Roh Kudus untuk menjadi saksi Kristus hingga ke berbagai penjuru dunia. Makna ini menegaskan bahwa umat Kristiani dipanggil untuk menghadirkan kasih, damai, dan pengharapan di tengah kehidupan masyarakat.

Demikian penjelasan mengenai jadwal Hari Pentakosta tahun 2026 beserta asal-usul dan maknanya bagi umat Kristiani. Semoga informasi ini bermanfaat!

Artikel ini ditulis oleh Sri Wahyuni Oktafia peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(num/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads