Apes! Remaja Bercelurit Ditangkap Warga gegara Jatuh dari Motor di Semarang

Apes! Remaja Bercelurit Ditangkap Warga gegara Jatuh dari Motor di Semarang

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Kamis, 21 Mei 2026 13:29 WIB
Aerial View of a traffic in Hanoi, Vietnam
ilustrasi geng motor. Foto: iStock
Semarang -

Remaja lelaki inisial R (17) diamankan polisi di Jembatan Sukarela, Muktiharjo Kidul, Pedurungan, Kota Semarang. Remaja yang membawa celurit itu diamankan setelah terjatuh dari boncengan motor lalu ditinggal rombongannya yang diduga hendak tawuran.

Kabar tersebut viral setelah diunggah akun Instagram @beritasemaranghariini.

"Polsek Pedurungan menindaklanjuti laporan warga melalui aplikasi LIBAS terkait dugaan tawuran di kawasan Jembatan Sukarela, Muktiharjo Kidul, Kota Semarang, pada sekitar pukul 03.59 WIB. Piket fungsi langsung menuju lokasi setelah menerima informasi adanya sekelompok remaja yang diduga membawa senjata tajam. Dalam penanganan tersebut, petugas bersama warga berhasil mengamankan satu orang remaja yang kedapatan membawa senjata tajam," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJateng, Kamis (21/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam gambar yang diunggah, tampak remaja itu duduk di samping seorang anggota polisi. Sementara itu anggota polisi lainnya terlihat mengamankan celurit.

Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, mengatakan momen itu terjadi pada Rabu (20/5/2026) dini hari. Dia menyebut, remaja yang dibekuk itu berinisial R (17) asal Kecamatan Genuk.

ADVERTISEMENT

Riki menerangkan, saat itu terdapat beberapa orang melintasi Jembatan Sukarela. Mereka diduga hendak tawuran. Kemudian, R terjatuh dari boncengan motor.

"Ada salah satu yang berboncengan. Terduga pelaku ini jatuh dan diduga memang membawa sajam," kata Riki saat dihubungi detikJateng hari ini.

Warga lalu menangkap R yang terjatuh dari motor. Setelah mendapat laporan, polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan.

"Kemudian diamankan oleh warga, warga kemudian lapor ke Polsek Pedurungan. Setelah Polsek Pedurungan terima laporan baru yang bersangkutan itu kita amankan," jelas Riki.

Saat ditanya apakah R hendak tawuran, Riki membenarkannya. Riki menyebut ada sekitar tiga hingga empat orang dalam rombongan tersebut.

"Infonya mau tawuran, tapi kan tawurannya belum terjadi. Kurang lebih ada tiga, empat orang," sebutnya.

Di lokasi, polisi mengamankan tiga celurit yang terjatuh. Sementara terduga pelaku lainnya kabur meninggalkan R.

"Yang ngeboncengnya kabur dia. Namun kita sudah identifikasi. Kita temukan itu ada tiga (celurit) sih," ungkapnya.

"Karena terkait remaja ini memang masih berusia remaja. Tentunya kita juga memperhatikan ketentuan yang berlaku, melaporkan, pendampingan terhadap dari orang tuanya, kemudian dari pihak sekolah," pungkasnya.




(dil/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads