Jokowi Ditawari Peran Utama di Film Dayak

Round up

Jokowi Ditawari Peran Utama di Film Dayak

Tim detikJateng - detikJateng
Kamis, 21 Mei 2026 05:05 WIB
Pangeran Jilah bersama rombongan usai bertemu dengan Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu (20/5/2026).
Panglima Jilah bersama rombongan usai bertemu dengan Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu (20/5/2026). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng
Solo -

Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) diajak main film kolosal oleh Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah. Bahkan Jokowi rencananya akan menjadi pemeran utama.

Hal itu diungkapkan saat Panglima Jilah menemui Jokowi di kediamannya, Sumber, Banjarsari, Solo hari Rabu (20/5/2026). Dia mengawali dengan menjelaskan maksud dan tujuan menemui Jokowi.

"Kita silaturahmi dengan beliau mengenai adat budaya. Kita mengundang beliau untuk datang di acara adat budaya di bulan delapan," katanya usai bertemu Jokowi, Rabu (20/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian Panglima Jilah membeberkan permintaannya mengajak Jokowi bermaun film dayak. Menurutnya, Jokowi menanggapi positif ajakan tersebut.

ADVERTISEMENT

"Kami juga membawa Bapak Jokowi untuk bermain film Dayak. Respon beliau positif semuanya tentang budaya," jelasnya.

Jokowi Pemeran Utama

Film yang akan diperankan Jokowi merupakan film kolosal terkait masa lalu kolaborasi Dayak dan Jawa. Dia menegaskan Jokowi akan jadi pemeran utama.

"Eh pokoknya peran beliau peran utama, ya. Nanti akan kita buat sebaik mungkin. Filmnya menceritakan cerita-cerita Dayak di masa lampau, bagaimana kolaborasi Dayak dengan Jawa, Majapahit," tuturnya.

Panglima Jilah kemudian menjelaskan soal pentingnya silaturahmi. Terutama membahas soal kebangsaan dengan tokoh seperti Jokowi.

"Silaturahmi tokoh itu penting untuk membicarakan supaya persoalan kebangsaan itu punya tempat untuk dibicarakan. Karena Bang Panglima ini tokoh yang sangat fenomenal, perlu mendapat tempat juga untuk menyampaikan banyak hal, supaya pemimpin kita juga mendapat informasi yang cukup, gitu," pungkasnya.




(alg/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads