Kebakaran Hanguskan Mesin Pabrik di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Kebakaran Hanguskan Mesin Pabrik di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Selasa, 12 Mei 2026 14:31 WIB
Penampakan Pabrik Sriboga di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, usai kebakaran Selasa (12/5/2026).
Penampakan Pabrik Sriboga di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, usai kebakaran melanda salah satu mesin, Selasa (12/5/2026). Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng
Semarang -

Kebakaran melanda pabrik Sriboga di Pelabuhan Tanjung Emas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Kebakaran terjadi siang ini.

Pantauan di lokasi pada Selasa (12/5/2026) siang, detikJateng telah berupaya untuk masuk ke lokasi kebakaran, tetapi tidak mendapat izin satpam pabrik. Pantauan hanya bisa dilakukan dari seberang pabrik

Tampak sudah tidak ada asap maupun api di pabrik tersebut. Namun, saluran selang di pabrik tersebut terlihat hangus terbakar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun aktivitas di pabrik tersebut tidak terlalu terlihat. Hanya ada pegawai pabrik yang berlalu-lalang di sekitar pos satpam.

ADVERTISEMENT

Dari video yang diterima detikJateng, tampak api membakar selang yang hangus itu. Terlihat pula asap hitam tebal saat terjadi kebakaran.

Dimintai konfirmasi terkait kebakaran tersebut, Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, menjelaskan kebakaran telah padam saat pihaknya sampai di pabrik. Adapun pemadaman dilakukan oleh pihak Sriboga dan Pelindo menggunakan hidran.

"Sriboga kita datang api sudah bisa dipadamkan menggunakan hidran yang ada di Sriboga dan petugas pemadam dari Pelindo. Yang terbakar karet dari mesin konveyor" kata Tantri saat dihubungi detikJateng siang ini.

Adapun asap hitam tersebut berasal dari karet mesin konveyor yang terbakar. Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Tidak ada korban jiwa, tadi saya ke sana sudah aman. Kena karet makanya (asap) hitam," jelas Tantri.

Penyebab kebakarannya pun masih belum diketahui secara pasti. Adapun kerugiannya adalah mengganti satu roll karet mesin konveyor.

"Penyebabnya belum diketahui. Informasinya tadi kan debu kena panas yang melekat ke karet, muter, terjadi gesekan, tapi secara pasti kita belum tahu. (Kerugiannya) Tadi sudah saya tanyakan itu ganti karet satu roll estimasinya berapa belum tahu," pungkasnya.



(apu/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads