Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang pria berusia 32 tahun asal Kecamatan Banyumas yang diduga terjun dari jembatan sungai Serayu, Kabupaten Banyumas.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (10/5) malam sekitar pukul 23.57 WIB. Hingga Senin (11/5) siang, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.
Kapolsek Banyumas AKP Sudiyono menjelaskan dari keterangan yang diperoleh pihaknya, sebelum kejadian pria itu sempat bertemu dengan teman dekat perempuannya. Dalam pertemuan itu, muncul pembahasan mengenai hubungan keduanya yang disebut tidak mendapat restu dari orang tua pihak perempuan.
"Dugaannya korban merasa kecewa karena hubungan tersebut tidak direstui oleh orang tua pihak perempuan," kata AKP Sudiyono di lokasi kejadian, Senin (11/5/2026).
Diduga terpukul atas penolakan tersebut, korban kemudian mengutarakan niat untuk pergi ke Sungai Serayu dan mengakhiri hidupnya. Teman korban disebut sudah berusaha mencegah dengan mengamankan kunci sepeda motor milik korban.
Namun upaya itu gagal setelah korban berhasil merebut kembali kunci motornya dan melaju menuju jembatan Sungai Serayu. Aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi. Rekannya berupaya menghentikan korban yang saat itu diduga sudah kalut dan kehilangan kendali emosi.
"Teman laki-laki korban sempat menahan, tapi tidak kuat lalu melepas tangannya dan jatuh ke sungai," ujar Sudiyono.
Informasi adanya dugaan bunuh diri tersebar melalui pesan berantai hingga menyedot perhatian warga. Hingga siang hari, lokasi kejadian dipadati masyarakat yang penasaran ingin menyaksikan proses pencarian.
"Korban belum ditemukan, kita masih melakukan penyisiran," pungkasnya.
Simak Video "Video Bus Jatuh ke Sungai di Argentina, 9 Orang Tewas dan 29 Terluka"
(alg/dil)