Seorang pemuda asal Banjarnegara dilaporkan hanyut di Sungai Serayu, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara. Setelah tiga hari pencarian, jenazah korban ditemukan di bantaran Sungai Serayu, wilayah Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, pagi tadi.
Korban diketahui bernama Kardan (23), warga Desa Panggisari, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara yang hilang sejak Kamis, 12 Februari 2026 lalu. Kepala Unit Siaga SAR Banyumas, Amin Riyanto, mengatakan laporan penemuan jenazah pertama kali diterima pukul 07.50 WIB dari seorang warga.
"Unit Siaga SAR Banyumas menerima informasi adanya penemuan jenazah di bantaran Sungai Serayu, wilayah Kebasen. Setelah itu kami langsung menindaklanjuti dengan mengirim satu tim rescue ke lokasi," kata Amin dalam keterangannya, Sabtu (14/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim dari BASARNAS bersama tim SAR gabungan tiba di lokasi pukul 08.50 WIB. Proses evakuasi dilakukan satu jam kemudian.
"Sekitar pukul 09.50 WIB, tim berhasil mengevakuasi korban dari bantaran sungai," ujarnya.
Amin menjelaskan berdasarkan hasil pencocokan ciri-ciri korban serta keterangan keluarga, jenazah itu dipastikan korban yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Serayu, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara.
"Operasi SAR di Banjarnegara sendiri sudah berjalan tiga hari. Korban yang dicari itu ditemukan di wilayah Banyumas," jelasnya.
Menurut Amin, lokasi penemuan korban cukup jauh dari titik awal korban dilaporkan hanyut.
"Kurang lebih jaraknya sekitar 35 sampai 40 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang," ungkapnya.
Setelah dievakuasi, tim Inafis dari Polresta Banyumas melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Margono Purwokerto untuk penanganan lebih lanjut.
Amin menambahkan meski jenazah ditemukan di wilayah Banyumas, status operasi pencarian tetap berada di wilayah Banjarnegara.
"Statusnya masih Operasi SAR Banjarnegara. Yang mengevakuasi memang Unit Siaga SAR Banyumas, lalu jenazah kami serahkan ke Kantor SAR Semarang melalui Pos SAR Wonosobo dan pihak keluarga," tuturnya.
Dengan ditemukannya jasad Kardan, proses pencarian korban hanyut yang dilakukan oleh tim SAR gabungan selama tiga hari berakhir. Tim SAR gabungan kemudian kembali ke satuan masing-masing.
