Seorang sopir truk asal Batang, Santoso (40), tewas terkena letusan ban saat menambal bannya di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Semarang Utara. Jenazah korban kini tengah dijemput oleh keluarga.
Hal tersebut disampaikan Kapolsek Semarang Utara, Kompol Heri Sumiarso. Adapun kejadian tersebut berlangsung pada Rabu (6/5/2026) pukul 14.30 WIB.
"Korban atas nama Santoso (40) asal dari Batang, pekerjaan sopir truk trailer," kata Heri melalui pesan suara kepada detikJateng petang ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, Santoso tengah berhenti di Jalan Yos Sudarso untuk menambal ban truknya sekaligus membenahi velg ban. Velg tersebut pun dibenahi oleh penambal ban.
"Menurut keterangan saksi, jadi Pak Santoso ini berhenti di tambal ban, mau nambal ban dan betulin velg yang rusak. Kemudian oleh penambal ban dibetulin lah velgnya," terang Heri.
Lantas, Santoso mengecek kondisi ban truknya. Namun saat dipompa, ban tersebut meledak sehingga menewaskan Santoso di lokasi.
"Kemudian korban ikut mengecek kondisi ban. Ketika dipompa, tiba-tiba ban meledak. Iya MD (meninggal dunia)," ungkap Heri.
Jasad korban pun langsung dilarikan ke RSUP dr Kariadi. Heri mengatakan, keluarga tengah menjemput jenazah korban di rumah sakit.
"Keluarga korban menuju RS Kariadi," pungkasnya.
(apu/aku)
