Hasil Uji Lab: MBG Sebabkan Ratusan Santri di Demak Keracunan Positif E Coli

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Rabu, 06 Mei 2026 11:01 WIB
Ilustrasi Makan Siang Gratis (Antara Foto/Andry Denisah)
Demak -

Hasil uji laboratorium terhadap sampel menu MBG yang menyebabkan ratusan orang keracunan di Demak sudah keluar. Hasilnya, sampel makanan dan air positif mengandung bakteri Escherichia Coli (E Coli).

Sample itu diambil dari MBG yang disajikan SPPG Yayasan Khidmatul Ummah Madani, Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak.

"Monggo dianalisis sendiri," kata Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak, Ali Maimun usai mengirimkan file hasil uji laboratorium melalui WhatsApp kepada detikJateng, Rabu (6/5/2026).

Hasil pemeriksaan dari Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat dan Pengujian Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menunjukkan adanya sejumlah item dalam menu makanan yang positif mengandung E Coli.

Adapun item yang positif E Coli yakni nasi goreng dan acar, jeruk baby, telur ceplok, serta tahu goreng dalam ompreng. Seluruh sampel diambil pada Minggu (19/4).

UPTD Laboratorium Kesehatan Dinkesda Demak juga menguji sampel air di SPPG tersebut. Parameter MPN Coliform dengan metode pengujian tabung ganda per 100 mililiter air contoh uji, didapatkan hasil angka 10 dan 11 dari masing-masing sampel.

Sementara parameter E Coli dengan metode pengujian biakan dan identifikasi per 100 mililiter air contoh uji, didapatkan hasil angka 8 dan 11 dari masing-masing sampel.

Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023, acuan standar baku mutu pada air semestinya menunjukkan angka nol sebagai standar normal. Artinya, sampel air yang diambil dari SPPG tersebut oleh UPTD Laboratorium Kesehatan Dinkesda Demak tidak sesuai standar normal atau terkontaminasi MPN Coliform dan E Coli.

Dimintai konfirmasi terpisah, Korwil SPPG Kabupaten Demak, Muzani Ali Shodiqin mengatakan menegaskan bahwa SPPG tersebut kini masih diberhentikan operasionalnya.

"Sementara diberhentikan, dengan sejumlah perbaikan untuk bisa operasional lagi dan tidak tahu kapan akan operasional lagi, selama perbaikan belum terpenuhi," kata Muzani.

Muzani juga memastikan seluruh pasien yang dirawat inap seluruhnya sudah pulang sejak pekan lalu.

"Sudah dari seminggu lalu, sudah pulang semua," ujar Muzani.




(alg/apl)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork