Viral Menu MBG Berbelatung di Pekalongan

Viral Menu MBG Berbelatung di Pekalongan

Robby Bernardi - detikJateng
Selasa, 05 Mei 2026 18:32 WIB
Menu MBG berbelatung di Pekalongan.
Menu MBG berbelatung di Pekalongan. Foto: Dok. Tangkapan layar
Pekalongan -

Sebuah video berdurasi 32 detik yang memperlihatkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga berbelatung viral di media sosial. Temuan belatung di menu MBG diduga dari lauk ayam.

Dalam video tersebut, terlihat suasana ruang kelas di salah satu SMK di Pekalongan mendadak ramai. Para siswa berseragam abu-abu putih tampak memperlihatkan ompreng (wadah makan) yang berisi menu MBG. Mereka menemukan adanya belatung pada makanan, terutama pada lauk ayam.

Tidak hanya satu siswa, temuan tersebut terjadi pada sebagian besar menu yang dibagikan. Salah satu siswa mengungkapkan, awalnya ia mengira hanya satu porsi yang bermasalah, namun setelah dicek, banyak siswa lain menemukan hal serupa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejadian ini pun memicu kekhawatiran terkait kualitas bahan makanan serta proses pengolahan dari pihak penyedia. Dari postingan di sosial media itu, menyebutkan pihak perwakilan SPPG menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan cepat, termasuk mengganti makanan yang terdampak serta menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada siswa dan pihak sekolah.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan penelusuran, detikJateng, peristiwa yang terjadi pada Senin (4/5) tersebut terjadi di salah satu sekolah yang berada di bawah naungan dapur umum SPPG Podosugih, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.

Korwil SPPG Kota Pekalongan, R Atmajaya, saat dihubungi melalui telepon membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan itu terjadi di SMK Baitussalam, Kota Pekalongan.

"Betul, (terjadi) di SMK Baitussalam," ungkapnya kepada detikJateng, Selasa (5/5/2026).

Mendapatkan informasi itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pimpinan serta evaluasi terhadap dapur penyedia makanan.

"Sudah saya koordinasikan dengan pimpinan terkait kejadian ini dan dilakukan evaluasi untuk memperketat SOP agar tidak terulang," jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa kejadian tersebut hanya terjadi di satu sekolah dan seluruh makanan yang bermasalah telah diganti pada hari yang sama.

"Pihak dapur juga sudah klarifikasi dan meminta maaf ke sekolah dan sudah mengganti makanannya juga," ungkapnya.

Peristiwa temuan itu, dikatakannya hanya terjadi di satu sekolah itu Saja.

"Betul 1 sekolah saja dan langsung diganti pada hari itu juga," ungkapnya.

Meski demikian, hingga kini penyebab pasti munculnya belatung dalam makanan tersebut masih belum diketahui.




(apl/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads