Sport Center Semarang Terbakar, Kerugian Capai Rp 5 M

Sport Center Semarang Terbakar, Kerugian Capai Rp 5 M

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Senin, 04 Mei 2026 23:40 WIB
Kondisi Metro Sport Center di Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, usai terbakar, Senin (4/5/2026) malam.
Kondisi Metro Sport Center di Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, usai terbakar, Senin (4/5/2026) malam. Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Kebakaran melanda Sport Center di Peterongan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, malam ini. Peristiwa ini menyebabkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp 5 miliar.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono. Ia mengatakan, kebakaran dilaporkan sekitar pukul 19.00 WIB.

"Petugas menerima laporan pukul 19.00 WIB dan tiba di lokasi sekitar lima menit kemudian," kata Tantri dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kerugian materi dalam kejadian tersebut yakni ase gedung Metro Sport Center, total nilainya kurang lebih Rp 5 miliar. Yang bisa diselamatkan belum diketahui," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Api diduga pertama kali diketahui oleh pengelola gedung setelah mendapat informasi dari pengendara yang melintas. Saat dicek, api sudah muncul di bagian pojok lantai 1, tepatnya di area aula.

"Api kemudian cepat membesar dan merambat ke lantai 2," jelasnya.

Petugas pemadam kebakaran (damkar) yang tiba di lokasi pun langsung melakukan pemadaman sekaligus penyelamatan terhadap korban yang sempat terjebak di lantai 3. Sebanyak 47 personel dikerahkan dengan sejumlah armada dan peralatan lengkap.

"Api mulai dapat dikendalikan sekitar pukul 20.00 WIB dan dinyatakan padam total pukul 21.00 WIB. Total penanganan sekitar dua jam," jelasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, lima orang mengalami luka dan gangguan pernapasan akibat terjebak di dalam gedung saat kebakaran terjadi.

"Luas area yang terbakar mencapai sekitar 1.500 meter persegi dari total luas bangunan sekitar 3.300 meter persegi," jelasnya.

Tantri menyebut salah satu kendala dalam proses pemadaman adalah banyaknya warga yang berkerumun di lokasi kejadian.

"Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," pungkasnya.




(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads