Banjir Landa Perumahan Grand Permata Tembalang Semarang

Banjir Landa Perumahan Grand Permata Tembalang Semarang

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Senin, 04 Mei 2026 22:30 WIB
Banjir di Perumahan Grand Permata, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Senin (4/5/2026) malam.
Banjir di Perumahan Grand Permata, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Senin (4/5/2026) malam. Foto: Dok. Juliyanto
Semarang -

Banjir terjadi di Perumahan Grand Permata, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Warga berharap dilakukan normalisasi sungai dan perbaikan talud agar banjir tidak terjadi lagi.

Warga setempat sekaligus Ketua RT 8 RW 3, Juliyanto (38) mengatakan banjir di wilayahnya mulai sekitar pukul 17.30 WIB tadi. Ketinggian banjir sempat mencapai sekitar 50 sentimeter.

"Tadi masuk di perumahan kita itu sekitar jam 17.30 WIB sampai jam 18.00 WIB. Air mulai masuk besar sekitar jam 19.00 WIB," kata Juliyanto saat dihubungi detikJateng lewat telepon, Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Di wilayah perumahan) yang paling belakang, ketinggian banjir itu sekitar 50 sentimeter. (Banjir) Hanya di terasnya saja," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Juliyanto mengatakan, perumahan tersebut kerap dilanda banjir. Selain karena hujan deras, kiriman air dari wilayah atas juga dinilai menjadi faktor lain penyebab banjir.

"(Hari ini) Hujan deras dari sekitar jam 15.30 WIB. Ya sering (banjir) Mas, tergantung intensitas hujan yang ada di Ungaran Timur dan sekitar itu kalau hujan. Kemudian kalau (debit air) sungainya tinggi ya pasti masuk (ke perumahan)," ujar dia.

Juliyanto menyebut ada puluhan rumah di kompleks perumahannya yang terdampak banjir. Menurut dia, kompleks perumahan lain di dekat Perumahan Grand Permata juga dilaporkan mengalami hal serupa.

"Kalau terdampak, yang sudah menghuni sekitar 43 rumah. Perumahan yang terdampak, yang saya ketahui perumahan Grand Permata sama Griya Rowosari Permai," ucap Juliyanto.

Juliyanto menambahkan, saat ini banjir di wilayah perumahannya sudah surut. Ia berharap ada normalisasi sungai dan perbaikan talud agar banjir tidak terulan.

"(Banjir surut sekitar pukul) 20.30 WIB. Inginnya pemerintah mempertimbangkan normalisasi sungai. Di tempat kita itu kemarin habis ambrol taludnya. Sudah diperbaiki swadaya, tapi beberapa titik belum bisa kita perbaiki karena itu belokan arus sungai," pungkas Juliyanto.

Sementara itu BPBD Kota Semarang belum merespons saat dimintai konfirmasi detikJateng mengenai peristiwa banjir yang terjadi di wilayah Perumahan Grand Permata, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang.




(dil/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads