Lansia Grobogan Ditemukan Tewas Terperosok Kubang Lumpur

Lansia Grobogan Ditemukan Tewas Terperosok Kubang Lumpur

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Senin, 04 Mei 2026 18:24 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Ilustrasi penemuan mayat. Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Grobogan -

Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan tewas di kubang lumpur di pekarangan wilayah Dusun Lawar RT 4 RW 3, Desa Cekel, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan. Ia sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya.

"Lima hari yang lalu keluarga pernah ke kantor membuat laporan kehilangan," kata Kapolsek Karangrayung, AKP Sunarto melalui sambungan telepon pada detikJateng, Senin (4/5/2026).

Sunarto menyampaikan keberadaan jenazah korban diketahui tadi sekitar pukul 10.30 WIB. Awalnya, seorang saksi bernama Muslim (53) yang sedang pulang dari sawah mencium bau menyengat di sekitar lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saksi mencoba mencari bau tersebut dan ditemukan seseorang yang sudah dalam keadaan meninggal dunia di kubangan lumpur pekarangan milik Pasmin," ujar Djoko.

ADVERTISEMENT

"(Saat ditemukan) Posisi korban tidur miring, tangan kanan berada atas, dan kaki kiri berada di dalam lumpur serta sebagian kepala berada di dalam lumpur," lanjutnya.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Karangrayung. Saat petugas datang, kondisi jenazah korban sudah membusuk.

"Ditemukan kondisi korban sudah membusuk dan sudah dipenuhi belatung. Lokasi ditemukan korban diduga bekas kubangan air yang berada di pinggir sawah. Kubangan lumpur cukup dalam," ungkap Sunarto.

Korban diketahui bernama Supardi (83) warga Dusun Kalitengah, Desa Telawah, Kecamatan Karangrayung. Identitas korban terungkap setelah Tim Inafis Polres Grobogan melakukan identifikasi.

"Hasil perbandingan sidik jari oleh Tim Inafis Polres Grobogan, sidik jari korban dengan orang hilang yang dilaporkan oleh keluarganya tersebut adalah identik," jelas Sunarto.

"Selanjutnya keluarga ahli waris korban menyatakan bahwa korban adalah ayahnya yang pergi dari rumah dan belum diketemukan," imbuhnya.

Sunarto menuturkan, korban diduga sudah meninggal dunia beberapa hari lalu. Korban diduga meninggal dunia karena terperosok.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga korban terperosok dan tidak bisa keluar, sehingga korban mati lemas," pungkasnya.




(apu/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads