Bocah di Pemalang Tewas Tenggelam Saat Les Renang

Bocah di Pemalang Tewas Tenggelam Saat Les Renang

Robby Bernardi - detikJateng
Senin, 04 Mei 2026 11:06 WIB
Polisi mengecek TKP bocah tewas tenggelam di kolam renang Pemalang.
Polisi mengecek TKP bocah tewas tenggelam di kolam renang Pemalang. Foto: Dok Istimewa
Pemalang -

Seorang anak perempuan berumur 7 tahun, tewas tenggelam usai mengikuti latihan renang di sebuah kolam renang, yang berlokasi di Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Minggu pagi (03/05).

Kapolsek Randudongkal, AKP Sudaryo, mengatakan, pihaknya melalui piket SPKT Polsek Randudongkal, menerima laporan tersebut dan langsung ke lokasi kejadian.

"Setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 10.45 WIB, kami ke lokasi kejadian dan benar, ada anak tenggelam. Korban masih berusia 7 tahun, warga Desa Kreyo, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang," kata Sudaryo kepada detikJateng, Senin (04/05), .

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di lokasi kejadian usai melakukan olah kejadian perkara, pihaknya meminta keterangan saksi-saksi, termasuk pada pelatih renang dan pemilik kolam renang.

ADVERTISEMENT

Dari keterangan saksi-saksi, peristiwa bermula saat korban mengikuti latihan renang untuk pertama kalinya.

"Kejadian bermula saat korban mengikuti kursus renang untuk pertama kalinya di salah satu klub renang di Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, pada Minggu (03/05) sekitar pukul 07.30 WIB," jelasnya.

Namun setelah berlatih berenang, korban beristirahat. Keberadaan korban kemudian justru baru diketahui tenggelam, pada saat kaki salah satu seorang pelatih yang tengah berada di kolam renang, menyenggol sesuatu, belakangan merupakan tubuh anak korban yang berada di dasar kolam.

"Saat seorang pelatih sedang melatih peserta lain, kakinya menyenggol tubuh di dasar kolam dan setelah diperiksa ternyata tubuh anak korban yang tenggelam," katanya.

Dijelaskan Sudaryo, saat pelatih mengecek dengan menyelam mendapati tubuh korban yang tenggelam. Pelatih langsung mengangkat anak korban dan melakukan pertolongan pertama.

"Namun karena tidak ada respons, anak korban segera dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya," kata Kapolsek Randudongkal.

Korban langsung di bawa ke Rumah Sakit Masrdhlotillah, Randudongkal. Hasil Pemeriksaan dokter setempat, korban datang dalam Kondisi tidak sadar sekitar pukul 10.00 WIB dalam kondisi tidak sadar dan tidak bernafas serta tidak ditemukan tanda penganiayaan.

"Dugaan sementara, korban meninggal karena tenggelam dan paru-paru kemasukan air," tambahnya.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman dari keterangan saksi-saksi yang didapat.

"Kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut," ungkapnya.




(afn/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads