Ribuan nelayan akan menggelar aksi demo terkait protes kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM jenis solar nonsubsidi di depan Kantor Bupati Pati hari ini. Polisi pun melakukan penutupan kawasan Alun-alun atau sekitar depan kantor Bupati Pati.
Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi mengatakan massa rencananya akan berangkat dari Juwana menuju Alun-alun atau depan depan Kantor Bupati Pati pagi ini. Mereka akan melintas jalan Pantura Juwana-Pati.
"Berangkat dari Juwana nanti ada bareng-bareng kita kawan menuju ke Alun-alun Pati," jelas Jaka kepada wartawan ditemui di halaman Kantor Bupati Pati, Senin (4/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perkiraan massa yang disampaikan ada 5.000 an," lanjut dia.
Jaka mengatakan akan melaksanakan pengalihan arus lalu lintas. Polisi sementara menutup kawasan Alun-alun Pati saat ada aksi demo mulai pukul 08.00 WIB.
"Pengalihan arus kita laksanakan di Alun-alun Pati kita lakukan penutupan karena ada aksi sehingga tidak mengganggu masyarakat. Kita alihkan sesuai dengan rute kemarin dan juga tempatnya kantong-kantong parkir. Start dari jam 8," jelas dia.
Jaka mengatakan ada sebanyak 1.700 personel yang dikerahkan dalam aksi demo hari ini. "Personel yang kita libatkan sebanyak 1.700," ungkap dia.
Oleh karena itu, Jaka mengimbau kepada massa agar tetap menjaga situasi aman dan kondusif.
"Bahwa kemarin kita sudah rapat bahwa aksi ini aksi damai, maka kita mengimbau kepada masyarakat yang hadir untuk tetap menjaga situasi aksi tetap kondusif damai, aspirasi kemudian tercapai dan kembali ke tempat-tempat masing-masing," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Koordinasi aksi demo, Muhammad Agung, mengatakan aksi ini akan dilakukan besar-besaran. Menurutnya jika tuntutan mereka tidak dipenuhi maka akan kembali menggelar aksi demo lebih besar di Jakarta. Mereka protes terkait dengan kenaikan harga BBM solar nonsubsidi.
"Aksi damai pada 4 Mei 2026 nanti. Setelah adanya aksi ini kalau tidak ada tindak lanjut kita akan lakukan aksi di Jakarta di pusat," ujar Agung ditemui di Juwana Pati pada Senin (27/4).
