Hampir 50 Calon Haji Ilegal Digagalkan Berangkat ke Tanah Suci

Hampir 50 Calon Haji Ilegal Digagalkan Berangkat ke Tanah Suci

Jarmaji - detikJateng
Sabtu, 02 Mei 2026 20:33 WIB
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjutak, di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Sabtu (2/5/2026).
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjutak, di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Sabtu (2/5/2026). Foto: Jarmaji/detikJateng
Boyolali -

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjutak, mengungkapkan sudah ada puluhan jemaah calon haji Indonesia tanpa visa haji yang digagalkan berangkat ke Arab Saudi. Mereka berhasil dicegah petugas di Bandara Soekarno dan Hatta dan Kualanamu, Sumatera Utara.

"Hari ini saya dapat laporan kemarin sudah dicegah untuk keluar dari Indonesia itu ada 42 orang. Jadi 42 orang yang ingin keluar dari Indonesia menuju tanah haram, menuju Saudi Arabia tapi tidak menggunakan visa haji," ungkap Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjutak, di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Sabtu (2//5/2026).

Menurut Dahnil, para jemaah nonprosedur itu menggunakan berbagai visa untuk menunaikan ibadah haji. Ada yang menggunakan visa pekerja, visa ziarah, dan visa-visa lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan dia, total Jemaah non-visa haji yang berhasil dicegah berangkat ke Arab Saudi itu, sekitar 50-an Jemaah. Mereka berhasil dicegah di beberapa bandara Internasional. Antara lain di Bandara Soekarno Hatta dan di Kualanamu (KNO), Medan Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

"Yang tadi malam (jemaah non visa haji berhasil digagalkan) itu di Soetta (Bandara Soekarno Hatta). Jadi totalnya sekarang itu ya hamper sekitar 50-an ya, itu yang tertangkap di Soetta dengan Medan, KNO," beber dia.

Dahnil menyatakan, pemerintah memperketat pengawasan di berbagai bandara untuk mencegah keberangkatan Jemaah haji non procedural itu. Kementerian Haji dan Umrah bekerja sama dengan Imigrasi dan Kepolisian untuk melakukan pengawasan.

"Kementerian Haji dan Umrah, kemudian Imigrasi, juga Kepolisian itu sudah melakukan patroli dengan ketat di bandara, supaya mereka yang mau berangkat ke Saudi Arabia tanpa visa haji itu bisa dicegah dari sini," ujarnya.

Pihaknya mengingatkan risiko hukum bagi Jemaah haji yang nekat berangkat tanpa visa haji itu. Jika tertangkap di Arab Saudi, hukumannya sangat berat.

"Kalau nanti tertangkapnya di Saudi Arabia itu dipastikan hukumannya sangat berat. Dan Pemerintah Saudi Arabia melalui Kepolisian Saudi Arabia itu sangat tegas terkait dengan pelaku haji ilegal dan kami mendukung sepenuhnya upaya itu supaya pengelolaan haji di tanah suci itu lebih tertib dan bisa lebih khusyuk," tegasnya.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads