Mobil Toyota Avanza rombongan pengantar haji ringsek parah tertabrak kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek di perlintasan KA swadaya, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan. Mobil itu terpental ke sawah usai tertabrak kereta.
Dari foto yang diterima detikJateng, Jumat (1/5/2026), mobil tersebut diketahui bermerek Toyota Avanza berwarna putih dengan nomor polisi H-1060-ZP. Mobil itu terpental ke sawah yang berada di dekat lokasi kejadian.
Bagian kiri mobil itu terlihat mengalami kerusakan sangat parah, dengan kap mesin kiri yang penyok bekas tertabrak kereta api. Sementara bagian kanan mobil tidak mengalami kerusakan terlalu parah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tampak kerumunan warga menyaksikan proses saat mobil itu ditarik dari sawah. Dua truk derek dikerahkan untuk menarik mobil tersebut.
Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani melalui Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Grobogan, Iptu Eko Ari Kisworo mengatakan mobil tersebut terpental sejauh sekitar 20 meter hingga terperosok ke sawah.
"Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak body depan kiri dari Toyota Avanza hingga mobil terpental sejauh kurang lebih 20 meter dan menabrak tiang Indihome. Kemudian mobil terjatuh ke selatan masuk ke sawah," kata Eko saat dimintai konfirmasi detikJateng.
Sembilan orang yang masih memiliki hubungan keluarga dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa ini. Empat orang di antaranya dilaporkan tewas.
"Satu keluarga itu. Semua korban sudah berhasil dievakuasi dan dilakukan penanganan oleh petugas. Mobil juga sudah terevakuasi," jelas Eko.
Eko menuturkan korban merupakan rombongan yang hendak mengantarkan calon haji ke Pendopo Kabupaten Grobogan. Sementara calon haji yang diantar, selamat karena berada di mobil yang berbeda.
"Mau berangkat ke pendopo, tempat pemberangkatan haji," ujar Eko.
"Nggak ada (korban yang merupakan calon haji). (Mobil yang terlibat kecelakaan) itu yang paling belakang sendiri, yang lain sudah berangkat," tambahnya.
Berikut identitas lengkap seluruh korban dari data Sat Lantas Polres Grobogan dalam peristiwa tersebut:
Korban Meninggal Dunia
1. ND (10), alamat Dusun Prau RT 2 RW 6, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon. Luka cedera kepala berat, meninggal dunia di Puskesmas Pulokulon 1.
2. Mukamat Sakroni (51), laki-laki, alamat Dusun Ngablak RT 19 RW 7, Desa Kemloko, Kecamatan Godong. Luka cedera kepala berat, meninggal dunia di Puskesmas Pulokulon 1.
3. Dalni (51), perempuan, alamat Dusun Ngablak RT 19 RW 7, Desa Kemloko, Kecamatan Godong. Luka cedera kepala berat, meninggal dunia di Puskesmas Pulokulon 1.
4. SB (2), perempuan, alamat Dusun Sidorejo RT 5 RW 2, Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon. Luka cedera kepala berat, meninggal dunia di Puskesmas Pulokulon 1.
Korban Luka
1. VD (10), perempuan, Dusun Prau RT 3 RW 6, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon. Luka paha kaki kiri robek, dada nyeri, punggung telapak kaki kiri lecet, dirawat di RSUD Purwodadi.
2. Indah Setiyawati (27), alamat Dusun Sidorejo RT 5 RW 2, Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon. Luka tulang hidung patah, tulang clafikula kanan dan kiri patah, tulang rusuk ketiga sebelah kiri patah, punggung belakang robek, kepala hematum, cedera kepala ringan, dirawat di RSUD Purwodadi.
3. Kardi (50), laki-laki, Dusun Prau RT 2 RW 6, alamat Dusun Prau RT 2 RW 6, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon.
4. Darwati (46), perempuan, alamat Dusun Prau RT 2 RW 6, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon.
5. Jakinem (77), Dusun Mlowo RT 5 RW 2, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon.
