Banjir di Perumahan Dinar Indah Semarang Surut, Warga Bersih-bersih Lumpur

Banjir di Perumahan Dinar Indah Semarang Surut, Warga Bersih-bersih Lumpur

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Kamis, 30 Apr 2026 21:14 WIB
Kondisi Perumahan Dinar Indah di Kelurahan Mateseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, usai diterjang banjir, Kamis (30/4/2026).
Kondisi Perumahan Dinar Indah di Kelurahan Mateseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, usai diterjang banjir, Kamis (30/4/2026). Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng
Semarang -

Perumahan Dinar Indah di Kelurahan Mateseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang sempat dilanda banjir sore ini. Saat ini, banjir telah surut dan warga mulai membersihkan rumah.

Pantauan detikJateng di lokasi pada pukul 19.10, permukaan air mulai surut. Sementara itu, sejumlah warga yang sempat mengungsi tampak kembali ke rumah.

Mereka terlihat membersihkan lumpur di rumah. Sejumlah warga juga terlihat membersihkan peralatan elektronik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tampak lumpur menutupi jalan hingga teras rumah. Terlihat pula rumput hingga dedaunan di pagar rumah warga lantara terbawa banjir.

ADVERTISEMENT

Warga sekitar, Benowo, mengatakan banjir telah surut pada sekitar pukul 18.50 WIB. Banjir berangsur surut sekitar pukul 18.30 WIB.

"Surutnya jam setengah 7 malam, proses surut bertahap, benar-benar air hilang sekitar 18.50 an," kata Benowo saat ditemui detikJateng di Masjid Ar Rohman di Kelurahan Mateseh malam ini.

Adapun kerugian yang dialami oleh Benowo, yakni barang elektronik hingga kasur yang terdampak banjir.

"Kulkas, mesin cuci, rice cooker, air fryer, kasur dan bantal," sebutnya.

Kondisi Perumahan Dinar Indah di Kelurahan Mateseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, usai diterjang banjir, Kamis (30/4/2026).Kondisi Perumahan Dinar Indah di Kelurahan Mateseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, usai diterjang banjir, Kamis (30/4/2026). Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng

Sementara itu, Ketua RT 6/RW 26 Mateseh, Fajar, menerangkan banjir surut sekitar lepas magrib. Dia menyebut limpasan air berasal dari Sungai Babon.

"Air sungai yang meluap karena tanggul sebelah selatan agak turun akhirnya airnya masuk. Surut total sekitar habis magrib," sebutnya.

Dia mengatakan kemungkinan warga masih bertahan di masjid tersebut sekitar satu hingga dua hari lantaran susah membersihkan lumpur.

"Sementara di sana (rumah) tidak bisa dibuat istirahat. Sementara di sini sehari atau dua hari. Membersihkan lumpur tidak mudah," katanya.

Sebelumnya, banjir di Perumahan Dinar Indah sempat sampai setinggi atap. Banjir menerjang sekitar pukul 16.00 WIB. Akibatnya, warga mengungsi ke Masjid Ar Rohman.



(apu/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads