Bertambah Lagi, Calon Haji Embarkasi Solo Dipulangkan Jadi 21 Orang

Bertambah Lagi, Calon Haji Embarkasi Solo Dipulangkan Jadi 21 Orang

Jarmaji - detikJateng
Kamis, 30 Apr 2026 13:53 WIB
Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali.
Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali. Foto: Jarmaji/detikJateng
Boyolali -

Jumlah jemaah calon haji asal Jawa Tengah yang terpaksa dipulangkan ke daerah asalnya setiba di Embarkasi Solo bertambah lagi. Hingga hari ke-10 operasional masa pemberangkatan haji, total sudah 21 jemaah yang batal berangkat tahun ini.

Humas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, mengatakan total hingga siang ini ada 21 jemaah calon haji yang dipulangkan. Jumlah tersebut termasuk satu orang pendamping yang akhirnya juga memutuskan menunda keberangkatan.

"Yang dipulangkan 21 (jemaah) include pendamping," kata Nabiila Azka Amaalia kepada detikJateng, Kamis (30/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para jemaah tersebut sebelumnya telah diberangkatkan dari daerahnya ke Embarkasi Solo. Namun sesampainya di Asrama Haji Donohudan (AHD) Boyolali, dari hasil pemeriksaan medis ternyata dinyatakan tidak layak terbang.

ADVERTISEMENT

Jemaah yang dipulangkan tersebut berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan berbagai kelompok terbang (kloter). Mereka rata-rata sudah lanjut usia (lansia). Saat ini pemberangkatan jemaah calon haji ke Arab Saudi telah mencapai 26 kloter atau 9.322 orang.

Nabiila menjelaskan, jemaah calon haji yang sakit di Embarkasi Solo ada 6 orang. Rinciannya, tiga jemaah dirujuk ke RS Moewardi Solo dan tiga jemaah menjalani observasi di Poliklinik Embarkasi.

"Untuk jemaah haji Embarkasi Solo yang sakit di Arab Saudi kami belum ada keterangan data dari sistem," imbuh dia.

Sebelumnya, pada Senin (27/4) lalu, jumlah jemaah calon haji Embarkasi Solo yang dipulangkan sebanyak 14 orang. Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, menjelaskan jemaah yang dikembalikan ke daerah asalnya tersebut rata-rata sudah lansia.

Menurut Fitriyanto, kelelahan menjadi faktor dominan yang memicu penurunan kondisi kesehatan jemaah. Selain itu juga faktor penyakit penyerta yang diderita seperti demensia.
Ia mengimbau para jemaah yang belum masuk Embarkasi untuk mengurangi aktivitas fisik sebelum keberangkatan.




(dil/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads