Sebuah rumah di Solo ini terbilang unik. Betapa tidak, dengan lebar fasad hanya semeter, rumah ini bak terjepit di antara dua rumah besar di sampingnya.
Kondisi bangunan ini tentu saja menyita perhatian masyarakat. Lokasinya berada Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, sekitar 3 kilometer dari kediaman Presiden ke-7, Joko Widodo atau Jokowi.
Kebetulan, pemilik rumah kejepit ini juga bernama Joko. Joko Priyanto lengkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bangunan rumah Joko ini berupa dua tingkat yang disertai pagar dan balkon berukuran kecil. Akses masuk rumah sempit seperti lorong.
Depan rumah terdapat teras panjang dengan lantai bermotif batu serta dihias pot tanaman. Masuk ke bangunan melalui pintu, akan melihat ruang berisi motor terparkir, bagaikan garasi mini.
Dari gerbang depan hingga area parkir motor, lebar ruangannya hanya 1 meter.
Rumah dengan fasad selebar 1 meter di Solo. Foto: Dok. Joko Priyanto |
Sang empunya rumah, Joko Priyanto, mengatakan kondisi rumah sudah seperti itu sejak dia membelinya 25 tahun lalu.
Sejak awal, fasad rumah memang sudah selebar 1 meter. Akses sempit ini digunakan untuk lalu lalang serta parkir sejumlah motor.
Namun, hanya sepanjang 8 meter yang punya lebar 1 meter. Masuk ke dalam, ruangan ternyata jauh lebih lebar dari tampak depannya.
Joko menyebut panjang rumahnya mencapai 14 meter dari pagar depan ke ujung belakang. Sisa 6 meter punya lebar mencapai 8 meter. Adapun total luas tanah yang dicatatkan dalam sertifikat hak milik (SHM) sebesar 55 meter persegi.
"Kurang lebih 8 meter itu (yang lebarnya 1 meter). Lokasi dalam segi panjang itu 8 x 6 (meter) gitu. Jadi luasnya itu 55 meter persegi," ucapnya dikutip dari detikProperti, Selasa (28/4/2026).
Meski sehari-hari melewati jalan yang terbilang sempit, Joko merasa nyaman tinggal di rumah tersebut. Ia tidak terpikirkan untuk mempunyai mobil yang mengharuskan lahan rumah yang lebih luas. Lalu, ia juga merasa senang tinggal di lingkungan dengan tetangga yang rukun.
Joko membeli dan menempati rumah itu sejak 2001. Sejak awal, tata letak rumah memang sudah seperti itu. Ia pun menerima rumahnya apa adanya.
"Saya lihat depannya itu yang 1 meter itu sudah masuk sertifikat sini ya sudah. Saya baru mau yang penting bisa ditempati. Kebetulan uangnya ya cukup nggak cukup," ucapnya.
Rumah dengan fasad selebar 1 meter di Solo. Foto: Dok. Joko Priyanto |
(aku/ahr)


