Viral Video Siswi SMP di Tegal Dibully 3 Rekannya

Viral Video Siswi SMP di Tegal Dibully 3 Rekannya

Imam Suripto - detikJateng
Selasa, 28 Apr 2026 12:05 WIB
Video yang dinarasikan adegan seorang pelajar perempuan dirundung oleh sejumlah pelajar di Kabupaten Tegal, viral di sosial media.
Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/gan chaonan
Tegal -

Video yang dinarasikan seorang pelajar perempuan dirundung oleh sejumlah pelajar di Kabupaten Tegal, viral di media massa. Kejadian ini diduga dipicu saling ejek.

Video ini viral setelah diunggah akun media sosial Tegalhariini. Tampak pada video seorang berkaus merah motif kotak di lengan dan celana jins hitam dikerubuti beberapa temannya.

Salah satu dari pelaku terekam menendang korban, memukul, dan menjambak. Dalam kondisi menangis, korban kemudian diseret pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, korban perundungan adalah AP (13) siswi sebuah SMP negeri di Kota Tegal. Dia dibully oleh tiga orang di lapangan SMK NU Dukuhturi Kabupaten Tegal.

Pengacara korban, Jefri Hermanto, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Dikatakan, aksi itu terjadi pada Minggu (26/4) lalu.

ADVERTISEMENT

Dari keterangan korban AP, ada tiga nama yang ditengarai menjadi pelaku perundungan. Mereka adalah Z (siswi SMP Assalafiyah Kota Tegal), N dan I, keduanya remaja putus sekolah.

"Kejadian hari Minggu, 26 April di Lapangan SMK NU Dukuhturi Kabupaten Tegal. Pelaku ada tiga orang. Dua orang remaja putus sekolah dan satu lagi siswi SMK NU Dukuhturi," beber Jefri, Selasa (28/4/2026).

Ditambahkan, aksi perundungan dilakukan tidak hanya di lapangan SMK NU Dukuhturi. Usai menganiaya di lokasi itu, mereka membawa AP ke kawasan wisata Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal. Di pantai itu, AP kembali menjadi korban perundungan.

"Jadi tidak hanya di lapangan SMK Dukuhturi, mereka membawa AP ke PAI untuk dianiaya," sambung Jefri.

Ditambahkan, perundungan ini dipicu saling ejek antara AP dengan N. Kemudian N mengajak dua temannya menemui AP dan menganiayanya.

"Awalnya saling ejek korban dengan N. Terus N bawa temen-temennya menemui AP," terang Jefri.

Terpisah, Kapolsek Dukuhturi, AKP Slamet Sugiarto, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Menurut Kapolsek, pihak korban akan menempuh jalur hukum.

"Semalam saya sudah menemui pihak korban, dan akan melaporkan kejadian itu ke Polres Tegal," ujar Slamet.




(apl/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads