Puluhan rumah warga Desa Cipelem, Kecamatan Bulakamba, Brebes, rusak akibat diterjang angin kencang. Tak kurang 20 rumah mengalami kerusakan, beberapa di antaranya rusak berat usai temboknya roboh.
Angin kencang disertai hujan deras menerjang Desa Cipelem sekitar pukul 14.30 WIB tadi. Dalam hitungan menit, atap-atap rumah beterbangan dan sejumlah pohon tumbang.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes, Wibowo Budi Santoso, mengatakan sekitar 20 rumah mengalami kerusakan pada bagian atap. Selain itu, dua rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah tembok dapurnya roboh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekitar 20 rumah mengalami kerusakan atap atau genteng terbawa angin, dua rumah tembok dapurnya roboh, dan tiga pohon besar tumbang," kata Wibowo saat dihubungi wartawan, Senin (27/4/2026) sore.
Kondisi Desa Cipelem, Kecamatan Bulakamba, Brebes, usai diterjang angjn kencang, Senin (27/4/2026). Foto: Imam Suripto/detikJateng |
Menurut Wibowo, wilayah yang terdampak paling parah berada di RT 04 RW 07 Desa Cipelem. Di wilayah ini, sejumlah rumah warga rusak dan pohon tumbang melintang di jalanan.
Wibowo menyebut angin kencang itu berlangsung singkat. Sejumlah warga saat itu berupaya menyelamatkan diri dengan membawa barang berharga seadanya. Sebagian warga juga memilih keluar rumah karena khawatir bangunannya tidak kuat menahan terjangan angin.
"Kejadian cepat tapi sangat kencang. Alhamdulilah tidak ada korban jiwa, hanya atap dan tembok rumah jebol," ujar Wibowo.
Saat ini aparat kecamatan dan BPBD Brebes serta warga masih melakukan pembersihan di lokasi terdampak. Puing bangunan serta batang pohon yang tumbang disingkirkan agar akses jalan kembali normal.
"Saat ini masih pendataan di lokasi. Warga bersama aparat masih melakukan bersih bersih setelah kejadian," pungkasnya.
(dil/aku)

