Warga Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) tewas diterkam buaya saat mandi di sungai Mandar. Warga sempat berusaha mengevakuasi korban dari gigitan buaya sepanjang 4 meter itu.
Dikutip dari detikSulsel, peristiwa terjadi hari Kamis (23/4) malam sekitar pukul 29.00 Wita. Dia mandi di sungai yang berada di wilayah Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Polman.
"Tadi malam itu dia ke sungai, kan aktivitasnya itu setiap hari kalau magrib dia ke sungai biasa mandi. Menghadap ke belakang langsung diterkam dari arah belakang," kata Lurah Tinambung, Ali Sadikin kepada wartawan, Jumat (24/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa jadi itu (sungai keruh) korban tidak memperhatikan kemunculan buaya," imbuhnya.
Dia menyebut, warga di sekitar bantaran sungai mendengar teriakan korban dan langsung datang ke lokasi. Saat itu koran sudah diseret buaya ke sungai. Warga berusaha melakukan evakuasi hingga akhirnya tubuh korban dilepas.
"Didapat itu buayanya sementara makan korban. Mungkin karena merasa terganggu warga akhirnya sempat dilepaskan, pada saat dilepas langsung berbondong-bondong warga ambil korban," terangnya.
Dia menyebut, sebelumnya warga sempat mencari korban selama dua jam. Kemudian saat sudah dievakuasi diketahui ada luka gigitan buaya di dada dan leher.
"(lokasi penemuan) tidak begitu jauh, dekat ada sekitar 50 meteran. Luka di leher sama dada, luka gigitan (buaya)," ungkap Ali.
"Pencarian sekira 2 jam, tadi malam kita ramai-ramai pencarian menggunakan beberapa kapal nelayan," sambungnya.
Ali mengatakan buaya yang memangsa korban sekitar 4 meter. Dia juga menyebut serangan buaya ini adalah kali ketiga terjadi di wilayahnya.
"Serangan ketiga mi ini..Kemungkinan sekitar 4 meter panjangnya (buaya)," ucapnya.
Sementara Camat Tinambung Muhammad Rifai menuturkan, warga dibantu petugas gabungan akan melakukan upaya untuk menangkap buaya tersebut.
"Insyaallah dengan tim gabungan bersama kami akan melakukan pencarian hewan liar ini untuk kemudian bisa kami amankan sehingga warga di pesisir sungai Mandar ini merasa aman," katanya.
