Kenapa Kucing Suka Menguleni? Ini 7 Alasannya yang Mungkin Tidak Kamu Duga!

Kenapa Kucing Suka Menguleni? Ini 7 Alasannya yang Mungkin Tidak Kamu Duga!

Khofifah Azzahro - detikJateng
Senin, 20 Apr 2026 10:11 WIB
Ilustrasi Kucing Menguleni
Ilustrasi Kucing Menguleni (Foto: Cats Coming/Pexels)
Solo -

Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang banyak digemari karena perilakunya yang santai dan menggemaskan. Namun, di balik sifatnya tersebut, kucing sebenarnya memiliki berbagai perilaku yang unik.

Salah satu kebiasaan unik yang sering menarik perhatian para pecinta kucing adalah menguleni atau menginjak-injak permukaan dengan kedua kaki depannya. Bagi sebagian pemilik, perilaku menguleni atau dikenal sebagai kneading dalam bahasa Inggris ini terasa lucu dan menghangatkan.

Namun, pernahkah detikers penasaran mengenai alasan kucing melakukan hal demikian? Apakah betul hal ini menunjukkan afeksi kucing kepada pemiliknya?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari laman Daily Paws, Cornerstone Veterinary Hospital of Clifton Park, dan American Animal Hospital Association, berikut penjelasan lengkap mengenai alasan kucing suka menguleni yang mungkin tidak kamu duga. Simak, yuk!

ADVERTISEMENT

Alasan Kucing Suka Menguleni

1. Kebiasaan Sejak Kecil

Perilaku menguleni sudah muncul sejak kucing masih dalam tahap anak-anak. Saat menyusu, anak kucing akan menginjak-injak area sekitar perut induknya sambil mendengkur. Aktivitas ini berfungsi untuk merangsang keluarnya susu sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman.

Kebiasaan ini sering terbawa hingga kucing dewasa. Ketika kucing masih melakukan gerakan tersebut, hal ini menunjukkan bahwa ia mengingat sensasi hangat dan perlindungan yang pernah dirasakannya.

2. Berawal dari Kenyamanan

Perilaku menguleni juga bisa terbentuk karena adanya pengulangan. Ketika kucing melakukan kebiasaan ini di tempat yang nyaman, seperti pangkuan atau selimut, lalu mendapatkan perhatian atau belaian dari pemiliknya, maka perilaku tersebut akan semakin sering dilakukan.

Bahkan tanpa adanya respons langsung dari pemilik, sensasi hangat dan lembut dari permukaan yang diinjak sudah cukup menjadi penguat alami. Hal inilah yang membuat kucing terus menguleni sebagai bagian dari rutinitasnya.

3. Menyiapkan Tempat Istirahat

Secara naluriah, perilaku menguleni berasal dari kebiasaan leluhur kucing liar. Mereka biasanya menginjak-injak rumput, daun, atau tanah sebelum berbaring untuk menciptakan tempat istirahat yang lebih nyaman dan aman.

Kebiasaan ini masih terbawa hingga kucing domestik saat ini. Saat kucing menguleni selimut atau alas tidur, sebenarnya ia sedang "menata" tempat tersebut agar lebih empuk dan nyaman untuk digunakan beristirahat.

4. Ungkapan Kasih Sayang

Menguleni juga sering kali menjadi tanda bahwa kucing merasa aman dan bahagia. Jika kucing naik ke pangkuan, lalu mulai menguleni sambil mendengkur, maka itu menandakan bahwa ia merasa sangat rileks.

Perilaku ini bisa dianggap sebagai bentuk kasih sayang yang tulus dari kucing kepada pemiliknya. Meski terkadang cakarnya terasa sedikit tajam, kebiasaan ini sebenarnya menunjukkan adanya ikatan emosional yang kuat.

5. Menandai Wilayah dengan Aroma

Kucing memiliki kelenjar aroma di beberapa bagian tubuhnya, termasuk telapak kaki. Saat menguleni, kucing secara tidak langsung meninggalkan aromanya pada permukaan yang diinjak.

Aroma tersebut berfungsi sebagai penanda wilayah atau kepemilikan. Dengan demikian, saat kucing menguleni tubuh atau barang milik kamu, itu bisa diartikan bahwa ia menganggap kamu sebagai bagian dari "wilayahnya".

6. Membantu Peregangan Otot

Menguleni juga memiliki manfaat fisik bagi kucing. Gerakan ini membantu meregangkan otot-otot, terutama pada bagian kaki depan dan bahu.

Selain itu, aktivitas ini juga dapat melancarkan aliran darah setelah kucing beristirahat cukup lama. Biasanya, kucing akan menguleni setelah bangun tidur. Hal ini membantu tubuhnya kembali aktif dan siap untuk melakukan berbagai aktivitas lainnya.

7. Tanda Birahi atau Persiapan Melahirkan

Pada kucing betina, perilaku menguleni juga dapat berkaitan dengan kondisi reproduksi. Saat memasuki masa birahi, kucing biasanya akan menunjukkan tanda-tanda seperti mendengkur, meregangkan tubuh, dan menguleni.

Selain itu, kucing yang akan melahirkan juga sering melakukan kebiasaan ini sebagai bagian dari proses menyiapkan tempat yang nyaman bagi anak-anaknya. Oleh karena itu, menguleni bisa menjadi salah satu tanda bahwa kucing sedang berada dalam fase tertentu.

Tips Mengatasi 'Ulenan' Kucing yang Terasa Sakit

Meskipun terlihat menggemaskan, kebiasaan menguleni terkadang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama jika kuku kucing cukup tajam. Untuk mengatasinya, ikuti beberapa tips berikut:

  1. Memotong kuku secara rutin, menjaga kuku kucing tetap pendek dapat mengurangi risiko tergores saat menguleni.
  2. Menggunakan alas tambahan, letakkan selimut atau kain tebal di pangkuan agar tetap nyaman saat kucing menguleni.
  3. Mengalihkan ke tempat yang sesuai, jika terasa tidak nyaman, arahkan kucing secara perlahan ke bantal atau alas lain.
  4. Memberikan respons positif, hindari memarahi kucing, karena ini merupakan perilaku alami. Sebaliknya, berikan pujian saat ia melakukannya di tempat yang tepat.

Demikianlah sejumlah alasan kenapa kucing suka menguleni, lengkap dengan tips mengatasinya jika perilaku tersebut mulai terasa mengganggu. Semoga bermanfaat, detikers!

Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom



(num/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads