Cerita Meja Pandawa Lima Hasil Desain RA Kartini di Rembang

Cerita Meja Pandawa Lima Hasil Desain RA Kartini di Rembang

Mukhammad Fadlil - detikJateng
Minggu, 19 Apr 2026 21:22 WIB
Penampakan meja dan kursi Keluarga hasil desain RA Kartini.
Penampakan meja dan kursi Keluarga hasil desain RA Kartini. Foto: Mukhammad Fadlil/detikJateng
Rembang -

Selain dikenal sebagai pahlawan yang memperjuangkan emansipasi wanita, RA Kartini juga memiliki jiwa seni tinggi. Salah satu karyanya ialah meja Pandawa Lima yang juga menjadi saksi bisu kehangatan keluarga RA Kartini.

Meja itu digunakan Kartini di ruang keluarga saat dirinya tinggal di Rembang yang kini menjadi Museum RA Kartini di Jalan Gatot Subroto, Rembang. Museum ini sendiri dahulunya merupakan rumah tinggal RA Kartini bersama suaminya Raden Adipati Djojo Adiningrat.

Subkoordinator Sejarah, Museum, dan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rembang, Retna Dyah Radityawati, mengungkapkan meja tersebut bukan sekadar perabot biasa, melainkan sarat makna filosofis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagi sebagian orang mungkin itu hanya meja keluarga biasa, tetapi di situlah keluarga Kartini berkumpul," ujar Retna saat diwawancara detikJateng, Jumat (17/4/2026).

Ia menjelaskan, saat tinggal di Rembang bersama keluarganya, momen kebersamaan tidak dilakukan pada malam hari, melainkan sore hari. Setelah suaminya selesai bekerja dan mengajar, mereka berkumpul sekitar pukul 16.00 WIB.

ADVERTISEMENT

Penampakan meja dan kursi Keluarga hasil desain RA Kartini.Penampakan meja dan kursi Keluarga hasil desain RA Kartini. Foto: Mukhammad Fadlil/detikJateng

"Mereka duduk bersama, minum teh yang dicampur kapulaga dari taman samping rumah," jelasnya.

Menariknya, meja tersebut didesain langsung oleh RA Kartini. Retna menyebut Kartini memiliki selera estetika tinggi dan selalu menghadirkan nilai filosofis dalam setiap desain interior rumahnya.

Di meja tersebut terdapat ornamen wayang Pandawa Lima. Hal itu melambangkan kekuatan dan kekompakan keluarga.

"Pandawa Lima itu simbol keluarga yang solid. Artinya Kartini punya filosofi bahwa keluarga harus kuat dan kompak," ungkap Retna.

Tak hanya itu, kursi di sekeliling meja juga dibuat selaras dengan konsep tersebut. Terdapat enam kursi, lima di antaranya bergambar tokoh Pandawa, dan satu kursi bergambar tokoh Kresna.

Kehadiran Kresna memiliki makna tersendiri sebagai penengah atau mediator dalam konflik, sebagaimana perannya dalam kisah Mahabharata.

"Ini menunjukkan nilai kebijaksanaan dan peran penengah dalam keluarga," pungkasnya.

Meja itu berada di ruang tengah Museum RA Kartini di Rembang. Museum ini sendiri dahulunya merupakan rumah tinggal RA Kartini bersama suaminya Raden Adipati Djojo Adiningrat.



(afn/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads