Seorang pria berinisial PS (46), ditemukan meninggal di trotoar samping makam pahlawan Sriwijaya, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang. Korban sebelumnya sempat muntah dan tergeletak di trotoar sebelum akhirnya meninggal.
Pantauan detikJateng di Jalan Sriwijaya, Kecamatan Semarang Selatan, pukul 18.15 WIB, tampak korban sudah ditutup selimut darurat alumunium foil. Ambulans dan para relawan, petugas PMI, serta kepolisian juga sudah berada di lokasi kejadian.
Motor korban yang merupakan Mio hijau dengan keranjang di belakangnya juga telah diparkir di tepi jalan. Sementara keluarga korban masih belum tiba di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu saksi mata, Agus (42), mengaku sempat melihat korban dalam kondisi masih sadar sebelum akhirnya tidak bergerak. Saat itu ia tengah melintas dari arah lampu merah Polda Jateng menuju Jalan Sriwijaya.
"Saya lewat sekitar pukul 16.55 WIB, lihat ada kerumunan, ada orang tergeletak, terus saya putar balik, ternyata bapaknya sudah tergeletak di trotoar dan kelihatannya sudah agak tidak sadar," kata Agus kepada detikJateng, Jumat (17/4/2026).
Menurutnya, korban sempat menepikan sepeda motor yang dikendarainya sebelum terjatuh. Bahkan, korban sempat mengeluhkan sakit di bagian perut.
"Korban sempat turun dari motor, muntah satu kali, terus ada relawan sempat tanya keluhannya apa, (korban) sempat menjawab memang ada keluhan di perut. Terus muntah lagi, habis itu kelihatannya tidak sadarkan diri," jelasnya.
Ia juga memastikan tidak ada tanda-tanda kecelakaan. Motor korban dalam kondisi berdiri dengan standar. Ia menduga korban hendak berjualan karena melihat di motornya terdapat keranjang.
"Jadi tidak ada indikasi kekerasan karena korban sempat menyetandarkan motornya. Motornya juga tidak jatuh, terstandar dengan baik," ungkapnya.
Salah satu relawan, Muji, membenarkan hal tersebut. Ia menyebut, informasi awal diterima dari call center darurat 112 Kota Semarang terkait adanya orang tergeletak di lokasi.
"Info masuk dari call center 112 bahwa ditemukan orang tergeletak di Jalan Sriwijaya Baru samping Makam Pahlawan. Kita tindaklanjut, ternyata di situ ada orang tergeletak dalam kondisi sudah lemas," kata Muji kepada detikJateng.
Tim kemudian meminta bantuan ambulans hebat Kota Semarang. Setelah diperiksa petugas medis, korban dinyatakan meninggal dunia. Korban diketahui merupakan warga Kelurahan Petompon, Kecamatan Gajahmungkur.
"Setelah dicek tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia. Identitasnya warga Petompon seputaran Kelud, keluarga sudah meluncur ke TKP, korban laki-laki," ujarnya.
Dugaan sementara, korban meninggal akibat sakit. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka atas permintaan pihak keluarga.
"Dugaannya meninggal karena penyakit," ungkapnya.
(apl/ams)











































