Polisi Amankan ODGJ Ngamuk Bawa Arit di Pekalongan

Polisi Amankan ODGJ Ngamuk Bawa Arit di Pekalongan

Robby Bernardi - detikJateng
Jumat, 17 Apr 2026 15:04 WIB
Pria di Desa Kutorejo, Pekalongan, diamankan petugas setelah mengamuk sambil membawa arit di dalam rumahnya,.Jumat (17/4/2026).
Polisi, Babinsa, dan sejumlah warga usai mengamankan pria ODGJ ngamuk di Kajen, Pekalongan, Jumat (17/4/2026). Foto: Dok. Polsek Kajen, Pekalongan
Pekalongan -

Seorang pria di Desa Kutorejo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, membuat resah warga sekitar karena mengamuk sambil membawa senjata tajam jenis arit. Polisi bersama Babinsa dan perangkat desa pun turun tangan untuk mengamankan pria tersebut.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB tadi. Pria berinisial Rusul (43), warga setempat, itu dilaporkan mengamuk di dalam rumahnya sendiri sambil membawa arit. Aksi tersebut membuat warga sekitar ketakutan dan memilih menjauh.

Warga kemudian melapor ke kepolisian. Kapolsek Kajen, Iptu Teguh Subiyantoro, mengatakan pihaknya langsung ke lokasi setelah menerima laporan. Petugas kepolisian turut dibantu oleh Babinsa Koramil Kajen serta perangkat Desa Kutorejo dalam proses pengamanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begitu menerima laporan, kami bersama unsur terkait segera menuju lokasi untuk mengamankan yang bersangkutan agar tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain," ujar Teguh saat dihubungi wartawan, Jumat (17/4/2026).

ADVERTISEMENT

Tidak ada korban dalam peristiwa itu. Setelah melalui upaya persuasif, petugas akhirnya berhasil mengamankan Rusul. Situasi di lokasi pun berangsur kondusif setelah yang bersangkutan dapat ditenangkan.

Rusul diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan selama ini menjalani pengobatan rutin dari RS Djunaid Pekalongan.

"Yang bersangkutan memang memiliki riwayat gangguan kesehatan mental. Karena itu, penanganannya kami lakukan secara persuasif dengan melibatkan keluarga serta tenaga kesehatan," jelas Teguh.

Selanjutnya kepolisian berkoordinasi dengan pihak keluarga, pemerintah desa, serta tenaga medis dari Puskesmas Kajen 1 untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Dari hasil musyawarah, disepakati bahwa Rusul akan dirujuk ke RSJD Soerojo Magelang agar mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif.

"Sesuai hasil koordinasi bersama, yang bersangkutan dirujuk ke RSJD Soerojo Magelang agar mendapatkan penanganan lebih lanjut," tambahnya.

Saat ini, Rusul telah diberangkatkan menuju rumah sakit jiwa tersebut dengan pengawalan. Ia didampingi oleh dua anggota keluarga, perwakilan pemerintah desa, serta petugas kesehatan dari puskesmas setempat.




(dil/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads