Balai Dusun Roboh Timpa 5 Warga Pucanganom Wonogiri, 1 Orang Tewas

Balai Dusun Roboh Timpa 5 Warga Pucanganom Wonogiri, 1 Orang Tewas

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Kamis, 16 Apr 2026 17:12 WIB
Kondisi rumah inventaris di Dusun Pendem, Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri yang roboh Rabu (15/4/2026) malam.
Kondisi rumah inventaris di Dusun Pendem, Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri yang roboh Rabu (15/4/2026) malam. (Foto: dok. Polres Wonogiri)
Wonogiri -

Bangunan rumah inventaris roboh menimpa lima warga di Dusun Pendem, Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri. Satu korban tewas dan empat orang lainnya luka-luka.

Korban meninggal bernama Agustinus Mringsisari (60), yang mengalami luka serius di bagian kepala akibat tertimpa material beton. Sementara itu, satu korban lainnya, Suparman (42), mengalami luka berat pada bagian kepala dan telah mendapatkan penanganan medis. Tiga korban lainnya dilaporkan mengalami luka ringan dan dalam kondisi sadar.

Kapolsek Giritontro, AKP Surono, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/4) sekira pukul 19.30 WIB. Saat itu, sejumlah warga tengah kerja bakti memperbaiki pompa sumur bor di rumah inventaris dusun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa terjadi saat lima warga tengah melaksanakan kerja bakti memperbaiki pompa sumur bor di rumah inventaris dusun. Proses perbaikan dilakukan dengan cara menarik pipa besi dan pompa menggunakan alat bantu yang dikaitkan pada struktur bangunan," kata Suroto dalam siaran pers yang diterima detikJateng, Kamis (16/4/2026).

ADVERTISEMENT

Namun struktur bangunan yang digunakan untuk mengikat tidak kuat, hingga akhirnya roboh. Akibatnya, material bangunan menimpa lima orang warga setempat itu.

Polisi yang mendapatkan laporan segera mendatangi lokasi, dan melakukan penanganan awal dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP). Pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan, termasuk mendata korban, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap kegiatan kerja, terutama yang berkaitan dengan konstruksi atau penggunaan alat berat. Pastikan kondisi bangunan aman dan sesuai standar agar kejadian serupa tidak terulang," ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan untuk segera melaporkan setiap kejadian darurat kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Situasi di lokasi kejadian saat ini telah kondusif, dan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kejadian serta ada tidaknya unsur pidana dari peristiwa tersebut.




(aku/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads