Identitas mayat pria yang ditemukan di embung Sedo, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, telah terungkap. Korban diketahui merupakan warga Kabupaten Kudus. Korban diduga tewas akibat tersambar petir.
"Korban laki-laki atas nama Ahmad Zaki Wildana (22), warga RT 3 RW 1, Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus," kata Kapolsek Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo saat dihubungi detikJateng, Kamis (16/4/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan dari rumah sakit, korban diketahui tewas karena terkena aliran listrik tegangan tinggi. Rudi menduga korban tersambar petir saat berada di lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari pemeriksaan dari tim dokter RS Sultan Fatah Karangawen, korban meninggal karena tersengat aliran listrik tegangan tinggi. Ditunjukkan dengan tanda-tanda yang ada pada mayat, mukanya gosong, kemudian pembuluh-pembuluh darahnya itu muncul dan melebar. Sedangkan tanda-tanda kekerasan yang lain tidak ada," ungkap Rudi.
"Setelah saya olah TKP, konfirmasi dengan masyarakat yang ada di sekitar bahwa di lokasi TKP tidak ada jaringan listrik tegangan tinggi. Dimungkinkan yang bersangkutan tersambar petir karena berapa saat sempat terjadi hujan di lokasi dan ada kilatan petir," jelas dia.
Rudi masih mendalami alasan korban berada di lokasi kejadian saat itu. Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.
"(Alasan korban berada di lokasi) Itu belum diungkapkan, masih dalam pendalaman. Kemudian keluarganya sudah ditemukan dan menerima kejadian tersebut sebagai kecelakaan dan musibah, tidak mau dilakukan autopsi, sudah dibawa pulang untuk dilakukan pemakaman," ujar Rudi.
Diberitakan sebelumnya, mayat pria tanpa identitas ditemukan di embung Desa Sedo, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak pada Rabu (15/4) siang.
Kapolsek Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo, mengatakan petugas mendapatkan informasi dan mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 12.00 WIB. Menurutnya, jenazah itu ditemukan dalam kondisi terapung.
"Didapati seorang laki-laki menggunakan celana panjang, kaus panjang biru, kemudian masker hitam, ini terapung di pinggir kolam," kata Rudi dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Rabu (15/4).
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari warga, Rudi menyebut korban diduga tiba di lokasi dengan mengendarai sepeda gunung. Sepeda tersebut juga ditemukan petugas saat melakukan olah TKP.
"Di sisi selatan sebelah embung dari kemarin siang didapati sepeda gunung terparkir di tepi," ujar Rudi.
(dil/ams)











































