Seekor ular piton sepanjang 3 meter dievakuasi usai masuk ke rumah warga di Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo, Klaten. Reptil melata itu terciduk 'santuy' di garasi rumah.
"Lokasinya di rumah Mas Rama. Ular masuk ke garasi rumah, di depan garasi ada selokan, ya di selokan itu," ungkap personel TRC BPBD Kabupaten Klaten, Sri Harjono, kepada detikJateng, Kamis (16/4/2026).
Dijelaskan Sri Harjono, ular masuk garasi rumah itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Pemilik rumah yang hendak berangkat kerja kaget ada ular.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mau berangkat kerja kaget. Saya juga baru bangun tidur saat Mas Rama (pemilik rumah) minta tolong saya untuk evakuasi," kata Sri Harjono.
Mendapatkan laporan itu, sambung Sri Harjono, dirinya langsung mempersiapkan peralatan safety. Saat sampai lokasi ular melingkar di kotak selokan.
"Posisi ular di kotakan selokan dan sebagian badan di lorong selokan. Ular saya tarik keluar sempat melawan tapi saya tarik pelan," papar Sri Harjono.
Dibantu beberapa warga, kata Sri Harjono, ular bisa dievakuasi dengan selamat. Ular ditempatkan di karung plastik.
"Saya masukkan karung panjangnya sekitar 3 meter. Rencana mau dibawa ke Mako Damkar," imbuhnya.
Terpisah, koordinator Exalos Indonesia regional Klaten, Raditya Saiful Fauzi menyatakan untuk ular piton mempunyai karakter yang cenderung tenang. Apalagi ketika malam hari atau setelah memangsa.
"Apalagi ketika malam hari atau setelah memangsa. Tetapi sangat agresif ketika di merasa terancam, untuk makanan ular biasanya adalah unggas," terang Raditya.
