Banjir Masih Rendam Tipes Solo

Banjir Masih Rendam Tipes Solo

Tara Wahyu NV - detikJateng
Rabu, 15 Apr 2026 09:28 WIB
Penampakan rumah di Tipes, Serengan, Kota Solo, yang masih tergenang imbas luapan dari Kali Jenes, Rabu (15/4/2026).
Penampakan rumah di Tipes, Serengan, Kota Solo, yang masih tergenang imbas luapan dari Kali Jenes, Rabu (15/4/2026). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng
Solo -

Sejumlah wilayah di Kota Solo masih terendam banjir akibat luapan Kali Jenes. Salah satu lokasi yang terendam yakni RT 03 RW 15, Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan.

Pantauan di lokasi, Rabu (15/4) sekira pukul 08.00 WIB, banjir masih menggenang di halaman rumah warga. Warga yang sempat mengungsi di rumah tetangga pun mulai kembali ke rumah masing-masing.

Salah satu warga, Damisri (45), mengatakan air mulai masuk ke rumah pada Selasa (14/4) sekitar pukul 21.00 WIB. Ketinggian air bahkan mencapai dada orang dewasa atau sekitar 140 sentimeter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Air masuk rumah sekitar pukul 9 malam. Tapi kalau di halaman jam 8 mungkin, karena air naiknya cepat, langsung gitu," katanya saat ditemui di lokasi, Rabu (15/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan, banjir cukup lama merendam bagian dalam rumah. Air baru mulai surut pada Rabu (15/4) sekira pukul 08.00 WIB.

"Surut baru tadi pagi, ini masih ada yang di luar, di jalan airnya," ucapnya.

Damisri mengungkapkan bahwa banjir terakhir kali masuk ke dalam rumah sekitar 4 tahun yang lalu. Biasanya, luapan air dari Kali Jenes hanya sampai di area jalan saja.

Penampakan rumah di Tipes, Serengan, Kota Solo, yang masih tergenang imbas luapan dari Kali Jenes, Rabu (15/4/2026).Penampakan rumah di Tipes, Serengan, Kota Solo, yang masih tergenang imbas luapan dari Kali Jenes, Rabu (15/4/2026). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng

"Ini ya sudah lama baru ini lagi, 4 tahun yang lalu. Biasanya cuma di jalan itu sering, tapi ini masuknya baru saja setelah 4 tahun," ucapnya.

Banjir semalam membuat dirinya tak bisa tidur. Sejumlah anak-anak dan orang tua juga sempat diungsikan ke tempat yang lebih aman.

"Nggak bisa tidur, orang tua dan anak-anak diungsikan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras dengan durasi cukup lama yang mengguyur wilayah Solo Raya sejak Selasa (14/4) malam, menyebabkan sejumlah titik di Kota Solo terendam banjir.

Berdasarkan laporan kaji cepat hingga Rabu (15/4) pukul 00.02 WIB, air mulai masuk ke permukiman warga di berbagai kelurahan. Humas Basarnas Solo, Aditya, mengatakan dari data sementara ada delapan kelurahan yang terdampak banjir. Ketinggian air cukup bervariasi.

"Yang terdampak ada sejumlah kelurahan, ketinggian bervariasi, salah satunya ada yang setinggi panggul orang dewasa, ada yang 80-120 sentimeter," katanya dihubungi detikJateng, Rabu (15/4) dini hari.

Ia memaparkan dari data Basarnas, kelurahan yang terdampak yakni Pajang, Joyosuran, Tipes, Joyontakan, Bumi, Sondakan, Kratonan, dan Panularan. Sejumlah warga juga ada yang dievakuasi untuk mengungsi.

"Penyebab karena hujan deras di seputaran Solo Raya yang berdurasi lama mengakibatkan banjir genangan di beberapa titik lokasi," ucapnya




(apu/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads