Banjir yang merendam jalan di Solo Baru, Sukoharjo, pagi ini berdampak kemacetan luar biasa. Antrean kendaraan mengular dari persimpangan Patung Pandawa hingga Patung Soekarno. Berikut penampakannya.
Pantauan detikJateng di lokasi, Rabu (15/4/2026) pukul 08.40 WIB, jalan dari patung Soekarno ke arah Kota Solo terpaksa ditutup oleh warga karena genangan airnya cukup tinggi.
Adapun kemacetan mulai terjadi dari persimpangan jalan patung Pandawa hingga patung Soekarno yang berjarak sekitar dua kilometer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi banjir di Solo Baru, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (15/4/2026) pagi. Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng |
Tingginya genangan air di jalan membuat jalur Solo menuju Sukoharjo terpaksa dipakai untuk dua arah sehingga terjadi kemacetan yang luar biasa. Kendaraan nyaris tidak bergerak.
"Dari Patung Pandawa sampai Patung Soekarno biasanya cuma 3 menit saat kondisi normal. Sekarang sampai satu jam," kata Suyanto, salah seorang pemotor yang terjebak kemacetan di lokasi.
Diketahui, sepanjang jalan ini merupakan kawasan pusat bisnis, di mana terdapat sejumlah mal, restoran, toko-toko, rumah sakit, dan lain-lain.
Macet parah di Solo Baru, Sukoharjo, imbas jalan terendam banjir tinggi, Rabu (15/4/2026) pagi. Foto: Ahmad Rafiq/detikJateng |
Anak Sungai Bengawan Solo Meluap
Diberitakan sebelumnya, pada Selasa (14/4) malam, sejumlah wilayah di Kecamatan Baki dan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, terdampak banjir akibat luapan anak sungai Bengawan Solo. Banjir menggenangi jalan, dan di sejumlah titik air hingga masuk rumah warga.
Camat Grogol, Herdis Kurnia Wijaya, mengatakan sejumlah desa yang terdampak ada di Manang, Sanggrahan, Banaran, Cemani, Gedangan, dan Langenharjo. Banjir terjadi akibat sejumlah anak sungai tidak mampu menampung debit air seperti di Kali Mranggen, Kali Kembang, Saluran Irigasi depan RS dr. Oen, dan Kali Jenes.
"Ketinggian air sampai 30-an sentimeter, hanya luberan. Kalau pun ada yang mengungsi, ke rumah tetangganya. Kalau kondisi Sungai Bengawan Solo aman, ini luberan dari barat," kata Herdis saat dihubungi detikJateng, Selasa (14/4) malam.
Macet parah di Solo Baru, Sukoharjo, imbas jalan terendam banjir tinggi, Rabu (15/4/2026) pagi. Foto: Ahmad Rafiq/detikJateng Foto: Ahmad Rafiq/detikJateng |
Dihubungi terpisah, salah seorang warga Sanggrahan, Naharuddin mengatakan, hujan deras turun mulai sekira pukul 15.00 WIB, Selasa (14/4). Sementara air mulai naik ke permukiman sekira pukul 19.30 WIB.
"Air mulai naik sehabis isya tadi. Paling tinggi 50 sentimeter, sebagian ada yang sudah masuk rumah," kata Naharuddin, kemarin malam.
Kondisi banjir di Solo Baru, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (15/4/2026) pagi. Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng |
Dia mengatakan, banjir terjadi karena anak sungai Bengawan Solo tidak mampu menampung besarnya debit air. Ditambah di kawasan Sanggrahan mendapatkan kiriman dari Gentan.
"Saat ini masih hujan terus, sehingga semakin parah," ucapnya.
Sementara itu, Kalak BPBD Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo mengatakan, pihaknya, bersama relawan gabungan masih melakukan assesmen wilayah terdampak banjir.
(dil/apu)















































