Bestari Barus Ungkap Masih Ada 20 Anggota DPR RI Siap-siap Gabung PSI

Bestari Barus Ungkap Masih Ada 20 Anggota DPR RI Siap-siap Gabung PSI

Tara Wahyu NV - detikJateng
Senin, 13 Apr 2026 14:32 WIB
Ketua DPP PSI Bestari Barus usai menemui Jokowi di Solo
Ketua DPP PSI Bestari Barus usai menemui Jokowi di Solo. Foto: Tara Wahyu/detikJateng
Solo -

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus mengatakan setidaknya ada 20 anggota DPR yang akan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menurutnya, sejumlah anggota DPR tersebut berasal dari berbagai partai politik.

"Banyak sekali yang berpindah. Contohnya salah satunya kan saya. Terus ada lagi yang masih aktif, Rusdi Masse. Ya, yang Wakil Ketua Komisi III pindah sekarang ke PSI dan meninggalkan jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Ah itu biasa saja, masih ada 15 sampai 20 lagi yang mau pindah," katanya di Sumber, Banjarsari, Senin (13/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bestari sendiri enggan mengungkapkan siapa saja yang akan berpindah ke PSI. Ia kembali mengatakan bahwa ada 15-20 anggota DPR yang akan berpindah.

"Saya tidak boleh menyatakan hari ini partainya mana saja, pokoknya anggota DPR yang aktif itu masih ada 15 sampai 20 lagi yang mau bergabung," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Saat ditanya mengenai alasan di balik 'bedhol desa' para politisi tersebut, Bestari Barus menegaskan bahwa sosok Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), menjadi magnet utama. Status Jokowi sebagai patron PSI disebut mampu menggugah minat para politisi untuk bergabung.

"Semenjak diketahuinya bahwa Pak Jokowi ini menjadi patron daripada PSI, maka itu sangat menggugah perasaan banyak politisi untuk bisa bergabung bersama PSI ke depan karena adanya Pak Jokowi juga gitu," jelasnya.

Ia juga membantah isu miring yang menyebut Jokowi berencana mengambil alih Partai NasDem. Ia menegaskan kabar tersebut hanyalah isu yang sengaja dilontarkan pihak tertentu untuk membentuk opini negatif.

"Nggak ada keinginan Pak Jokowi untuk mengambil itu (NasDem). Itu hanya isu yang dilontarkan oleh sebagian pihak yang berkepentingan untuk membentuk opini publik yang negatif terhadap Pak Jokowi dan Mas Gibran," tegasnya.

Sebagai mantan kader NasDem, ia mendoakan agar partai lamanya tersebut bisa segera melakukan konsolidasi internal dengan baik.

"Saya sebagai mantan kader Partai NasDem ya saya berharap semoga partai saya yang lama ini segera konsolidasi internal," pungkasnya.

Dilansir detikNews, Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie mengungkap banyak kader di luar partainya yang tertarik bergabung jadi bagian PSI. Katanya, angkanya terus bertambah seiring pembentukan kepengurusan dari level desa hingga daerah.

"Banyak, banyak dan terus bergabung masalahnya itu jadi angkanya terus bergerak," kata Grace Natalie kepada wartawan di tengah kegiatan Konsinyering PSI di sebuah hotel kawasan Slipi, Jakarta Barat, Minggu (12/4) lalu.

Grace menyebutkan PSI bukanlah partai milik kelompok atau segelintir orang sehingga latar belakang kadernya bisa beragam.

"PSI adalah partai super-terbuka, di mana semua orang diterima, semua orang adalah pemegang saham. Partai ini bukan partai keluarga, bukan partai sekelompok orang segelintir orang saja," ucapnya.



(par/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads