Dikalahkan Bhayangkara Presisi, Peluang Samator ke Final Proliga 2026 Kandas

Dikalahkan Bhayangkara Presisi, Peluang Samator ke Final Proliga 2026 Kandas

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Minggu, 12 Apr 2026 22:10 WIB
Laga Surabaya Samator melawan Bhayangkara Presisi pada lanjutan Final Four Kedua, di GOR Sritex Arena Kota Solo, Minggu (12/4/2026).
Laga Surabaya Samator melawan Bhayangkara Presisi pada lanjutan Final Four Kedua, di GOR Sritex Arena Kota Solo, Minggu (12/4/2026). (Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng)
Solo -

Peluang Surabaya Samator merebut tiket Final Proliga 2026 kandas usai dikalahkan Bhayangkara Presisi pada laga terakhir Final Four Kedua, di GOR Sritex Arena, Kota Solo. Samator harus kalah tiga set langsung (23-25, 21-25, 21-25).

Samator sebenarnya memberikan perlawanan yang cukup sengit kepada Bhayangkara Presisi. Mereka terus menempel perolehan poin Bhayangkara, namun tetap tidak mampu mengalahkan skuad kuat Bhayangkara Presisi.

Manajer tim Samator, Hadi Sampurno, menilai anak asuhnya memiliki masalah kesiapan mental. Terlebih melihat lawan yang didominasi pemain senior.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begitu set pertama yang mulai naik, tapi kita kalah, mentalnya kena lagi. Betul-betul saya penyampaian besar masalah mental ini," kata Hadi usai pertandingan di GOR Sritex Arena, Kota Solo, Minggu (12/4/2026).

Satu tiket final sudah didapatkan oleh LavAni Livin' Transmedia. Mereka perkasa di puncak klasemen dengan koleksi 12 poin. Peringkat kedua ditempati Bhayangkara Presisi dengan koleksi 9 poin.

ADVERTISEMENT

Dengan hasil ini, Samator menempati peringkat ketiga dengan koleksi 3 poin. Dan di dasar klasemen ada Garuda Jaya yang belum meraih poin.

Hadi mengatakan, pada Final Four Ketiga, Samator akan melawan LavAni dan Garuda Jaya. Melihat dari kedalaman tim, ia melihat akan kesulitan menghadapi LavAni. Namun akan berjuang untuk meraih kemenangan saat melawan Garuda Jaya.

"Dengan kekalahan ini, kans kita ke Grand Final sudah tidak ada. Tinggal (perebutan juara) tiga empat. Jadi perjuangan kita tinggal menunggu melawan peringkat empat, kemungkinan dengan Garuda," ucapnya.

Bagi Bhayangkara Presisi, hasil ini mengantarkan mereka menemani LavAni Livin' Transmedia ke babak final Proliga 2026.

Pelatih Bhayangkara Presisi Reidel Toiran, mengatakan akan terus mencoba komposisi pemain untuk menghadapi LavAni di babak final.

"Kita masih coba komposisi pemain untuk lebih baik di grand final, masih banyak yang harus dievaluasi. Seperti kemistri tim dalam situasi yang sulit, receive, dan blok ada banyak masalah," kata Reidel.




(aku/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads