Remaja Hanyut di Sungai Progo Temanggung Ditemukan Tewas di Magelang

Remaja Hanyut di Sungai Progo Temanggung Ditemukan Tewas di Magelang

Eko Susanto - detikJateng
Jumat, 10 Apr 2026 21:16 WIB
BPBD Kabupaten Temanggung bersama relawan gabungan melakukan pencarian terhadap korban di Sungai Progo, Minggu (5/4/2026).
BPBD Kabupaten Temanggung bersama relawan gabungan melakukan pencarian terhadap korban di Sungai Progo, Minggu (5/4/2026). Foto: Dok. BPBD Temanggung
Magelang -

Remaja berinisial MAR (14) warga Kranggan, Temanggung, yang dilaporkan terpeleset terbawa arus Sungai Progo di Temanggung saat memancing akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal di Sungai Progo wilayah Kabupaten Magelang.

"Upacara pencarian yang telah memasuki hari keenam membuahkan hasil," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto saat dihubungi, Jumat (10/4/2026).

Korban yang memancing dilaporkan terpeleset hingga terbawa arus Sungai Progo pada Minggu (5/4). Kemudian pada hari ini,dilaporkan jenazahnya terpantau di Jembatan Merah Putih Magelang sekitar pukul 16.09 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tim gabungan yang telah melakukan pencarian selama beberapa hari langsung bergerak cepat dengan menerjunkan perahu karet," sambungnya.

ADVERTISEMENT

"Proses evakuasi berlangsung dengan penuh kehati-hatian," imbuhnya

Setelah upaya intensif, katanya, sekitar pukul 17.56 WIB, tim berhasil mengevakuasi jenazah sekitar wilayah Sikepan, Mendut, Magelang.

"Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Muntilan untuk proses identifikasi lebih lanjut," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja berinisial MAR (14) warga Kranggan, Temanggung dilaporkan terpeleset terbawa arus Sungai Progo saat memancing. Upaya pencarian dilakukan namun belum membuahkan hasil di hari pertama.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nusetyanto mengatakan, korban yang sedang memancing bersama dua rekannya itu diduga terpeleset. Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

"Diduga korban terpeleset saat berada di tepi sungai, kemudian jatuh ke dalam kedung dengan arus cukup dalam," kata Totok saat dihubungi detikJateng, Minggu (5/4/2026).

Saat kejadian, kata Totok, satu rekan sempat memberikan pertolongan dengan kayu.

"Namun gagal diraih korban. Kami dapat laporan bersama relawan melakukan upacara pencarian di sekitar lokasi kejadian," sambung Totok saat itu.




(dil/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads