Truk Kontainer Terguling di Ngaliyan Dievakuasi Usai 5 Jam, Lalin Mulai Normal

Truk Kontainer Terguling di Ngaliyan Dievakuasi Usai 5 Jam, Lalin Mulai Normal

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB
Proses evakuasi truk kontainer yang melintang di jalan akibat kecelakaan di Jalan Prof. Dr. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.
Proses evakuasi truk kontainer yang melintang di jalan akibat kecelakaan di Jalan Prof. Dr. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng
Semarang -

Satu unit truk kontainer yang terguling di Jalan Raya Ngaliyan atau Jalan Prof. Dr. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, sudah dievakuasi. Arus lalin yang sempat macet karena jalan tertutup sebagian kini berangsur normal.

Pantauan detikJateng di lokasi, truk itu terguling dengan posisi melintang sejak sekitar pukul 09.00 WIB itu selesai dievakuasi pukul 13.55 WIB atau sekitar 5 jam. Proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam usai mobil crane datang.

Proses evakuasi dilakukan mulai dari rangka truk. Kemudian, kepala truk juga dievakuasi. Selesai kepala truk lantas kontainer truk pun dievakuasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses evakuasi selesai pada pukul 13.55 WIB. Sejak proses evakuasi selesai arus lalu lintas kembali normal dan petugas kepolisian juga Dinas Perhubungan (Dishub) mengatur lalu lintas.

Lalu lintas berangsur normal usai truk kontainer yang melintang di jalan akibat kecelakaan di Jalan Prof. Dr. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.Lalu lintas berangsur normal usai truk kontainer yang melintang di jalan akibat kecelakaan di Jalan Prof. Dr. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng

ADVERTISEMENT

Kasubdit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Rio Widiyanto, menerangkan proses evakuasi lambat karena terjadi kepadatan arus lalu lintas.

"Jadi kita keterlambatan karena arus padat. Crane nggak bisa kecepatan tinggi. Jadi, ya, anggota kita maksimalkan untuk pengaturan," jelas Rio.

Diberitakan sebelumnya, Rio, menerangkan kecelakaan terjadi lantaran diduga sopir truk kontainer laki-laki berinisial RS hilang kendali.

"Itu truk dari atas diduga hilang kendali," jelas Rio saat ditemui di lokasi siang ini.

Lalu, truk tersebut lantas menabrak mobil Yaris di depannya. Kemudian, truk tersebut mengenai gerobak cilok dan motor Vario.

"Kemudian (truk) menabrak Yaris merah. Yaris merah lari ke kanan, truknya banting kiri, kemudian kena gerobak cilok dan sepeda motor Vario. Dan kemudian sopir truk banting ke kanan kena tiang lampu lampu jalan PJU," ungkap Rio.

Saat ini para korban dirawat di RS Permata Medika. Meski begitu, kedua korban dan sopir truk tidak mengalami luka ringan.

Adapun pemotor Vario perempuan berinisial ADS. Sopir Yaris yang merupakan laki-laki berinisial PBA.

"Saat ini korban dirawat di Permata Medika. Jumlahnya tiga," sebut Rio.




(afn/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads