Kondisi Terkini Megawati Jelang Final Four Proliga 2026 di Solo

Kondisi Terkini Megawati Jelang Final Four Proliga 2026 di Solo

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Rabu, 08 Apr 2026 19:48 WIB
Pentolan Jakarta Pertamina Enduro Megawati Hangestri Pertiwi memberikan evaluasinya menjelang final four Proliga 2026. Ini katanya.
Megawati Hangestri Pertiwi. Foto: Mercy Raya/detikcom
Solo -

Tim dokter Jakarta Pertamina Enduro masih terus memantau kondisi Megawati Hangestri Pertiwi. Pemain yang pernah membela klub voli asal Korea Selatan itu belum sempurna total dari cedera lutut.

Manajer Jakarta Pertamina Enduro Widi Triyoso mengatakan, Megawati mengalami overuse usai membela Red Sparks. Meski kondisi Megawati belum sepenuhnya pulih, Pertamina Enduro tidak ragu memberikan kontrak kepada Megawati untuk mengikuti Proliga 2026.

"Cedera lutut itu sejarahnya waktu dia (Megawati) di Korea mengalami overuse. Karena mereka terus bertanding, latihan, jedanya sedikit. Dia bermain di Turki dalam kondisi cedera juga tahun lalu," kata Widi kepada awak media di Hotel Ibis Styles, Solo, Rabu (8/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Widi mengatakan, setelah di Turki, Megawati kembali ke Indonesia untuk mengikuti Proliga tahun lalu bersama Gresik Petrokimia Pupuk. Karena dalam keadaan cedera, Megawati saat itu tidak bisa dimainkan penuh.

Meski cederanya belum sembuh total, Jakarta Pertamina Enduro tetap tak ragu mengontrak Megawati untuk memberikan treatment kepadanya.

Manajer Jakarta Pertamina Enduro, Widi Triyoso, saat ditemui di Hotel Ibis Styles, Solo, Rabu (8/4/2026).Manajer Jakarta Pertamina Enduro, Widi Triyoso, saat ditemui di Hotel Ibis Styles, Solo, Rabu (8/4/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng

ADVERTISEMENT

"Sejak dia datang sampai sekarang, tim dokter kami lengkapi treatment Megawati setiap hari. Diawasi oleh tim pelatih fisik khusus, tim dokter khusus, bahkan kita mendatangkan obat dari Turki yang khusus untuk lutut," ucap Widi.

"Injeksi itu memberikan kenyamanan pada cedera lututnya. Istilah kalau di sini (lutut) ada kopong gitu, diisi injeksi bantalan supaya ada isinya. Mudah-mudahan dengan kondisi seperti itu dia bisa loncat lagi," imbuhnya.

Widi mengatakan, jika Megawati tidak takut untuk melakukan loncatan dan tidak terasa sakit, maka dia bisa bermain. Sebab saat ini cederanya tidak hanya pada lutut kanan saja, tapi kaki kirinya juga ikut cedera.

Jakarta Pertamina Enduro berhati-hati dalam memainkan Megawati di Proliga ini. Jika tidak mendapatkan rekomendasi dari tim dokter, Megawati akan diparkirkan. Widi mengatakan, timnya sudah menyiapkan pelapis Megawati, yakni Fiola Marsya.

"Sudah ada metode saat latihan, pada hari H bisa dalam kondisi fit. Yang penting dia dalam kondisi fit, tidak traumatis lagi, berani loncat," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Widi juga menanggapi hadirnya Kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon, saat Putaran Final Four Pertama di Surabaya. Ia menilai kehadiran Hye-seon sebagai dukungan teman dekat, di tengah isu Megawati akan kembali bermain di Korea Selatan.

"Megawati di Korea Selatan itu suasana kekeluargaannya akrab sekali, mereka berteman akrab. Saat Megawati menikah beberapa bulan lalu, juga datang bersama pelatihnya. Tapi kemarin datang dengan manajernya, selain mendukung Megawati sepertinya juga melihat suasana Proliga," ucapnya.

Saat disinggung apakah ada peluang berpeluang bermain lagi di Korea Selatan musim depan, Widi menuturkan pihak Jakarta Pertamina Enduro tidak memiliki kewenangan soal itu.

"Kalau urusan tim Korea Selatan dengan Megawati, di luar kapasitas kami, itu terserah Megawati. Yang penting Mega bersama klubnya," pungkasnya.



(dil/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads