Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga truk, satu mobil pikap dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Parakan-Kertek, Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Akibat kecelakaan ini dilaporkan satu orang tewas.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan yaitu truk dump Hino bernopol B 9587 XX, truk dump AA 8218 OF, truk bak Z 8317 YD, mobil pikap APV G 1762 YD dan sepeda motor Yamaha Vega AA 5206 BP.
Dalam kejadian ini satu orang dilaporkan meninggal dunia yakni pengemudi truk bak Z 8317 YD. Dari informasi yang diperoleh, pengemudi meninggal di lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban yang meninggal dunia ini terjepit di bawah kabin truk. Sedangkan tiga korban lainnya mengalami luka berat dirawat di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.
Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto membenarkan informasi tersebut. Dia mengatakan awal mula kecelakaan lalu lintas itu terjadi ketika ada truk dump yang melintas dari arah Temanggung atau Parakan menuju arah Wonosobo.
"Sesampainya di TKP ini truk kurang bisa menguasai keadaan sehingga oleng ke kanan berbenturan dengan truk bermuatan kayu. Juga, ada lagi truk dump yang parkir, kemudian satu mobil APV dan satu sepeda motor," kata Seno kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (8/4/2026).
"Kami sampaikan dalam proses penyelidikan sementara ini, korban dari truk yang dari arah Wonosobo satu orang, MD (meninggal dunia) dan sudah dievakuasi dibawa ke PKU. Luka-luka berat masih dalam perawatan di PKU Muhammadiyah sebanyak 3 orang," imbuh Seno.
Perihal dugaan penyebab kecelakaan ini, kata Seno, masih dalam penyelidikan dengan melibatkan Dishub dan instansi terkait.
"Kami sampaikan penyidikan lebih lanjut akan kami lakukan secara bersama-sama baik dengan Dishub dan instansi terkait. Untuk mengetahui daripada proses kelalaian-kelalaianan dan penyebab yang terjadi proses kecelakaan lalu lintas tersebut," tambah Seno.
Pengemudi Truk Terjepit
Sementara itu, Koordinator Basarnas Unit Siaga SAR Wonosobo, Dani Fitra Maulana mengatakan pihaknya langsung meluncur setelah mendapatkan informasi ada driver yang terjepit di sebelah kanan atau bawah kemudi.
"Kami terima laporan bahwa ada driver yang terjepit di sebelah kanan atau bawah kemudi dalam posisi kendaraan ini miring," kata Dani.
"Untuk kesulitan yang kami hadapi adalah karena kabin ini ringsek terlalu dalam mengakibatkan posisi korban terjepit di posisi yang lumayan sulit. Tapi, Alhamdulillah dengan bantuan teman-teman dan dari rekan-rekan SAR gabungan bisa mengevakuasi dengan cepat," ujarnya.
Dani menjelaskan evakuasi sopir tersebut membutuhkan waktu sekitar 20 sampai 30 menit. Namun sopir bernama Dudung (40) warga desa Legokjawa, Cimerak, Pangandaran itu ternyata sudah dalam kondisi meninggal dunia.
"Untuk korban kita ketemukan dalam kondisi MD untuk waktunya sekitar 20 sampai 30 menitan," pungkasnya.
(alg/ahr)











































