Polisi telah menangkap satu jambret yang melakukan pembacokan di Halmahera Raya, Kecamatan Semarang Timur. Satu pelaku lainnya masih dalam pencarian.
Penangkapan itu viral di media sosial usai diunggah akun Instagram @beritasemaranghariini. Tampak foto seorang pria yang diduga merupakan pelaku pembacokan diunggah di Instagram.
Dalam unggahan tersebut, tampak polisi tengah bersama terduga pelaku di dalam sebuah kamar. Terduga pelaku yang mengenakan kaos hitam di atas kasur itu pun telah diborgol kedua tangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pagi ini, mendapat kabar jika salah satu pelaku begal penganiayaan berat di JI Halmahera Raya, Kota Semarang telah tertangkap di sebuah kamar semalam. Pelaku berkaos hotam menggunaka gelang besi memasang muka melas ingin dikasihani," tulis akun @beritasemaranghariini, Selasa (7/4/2026).
Saat dimintai konfirmasi, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena membenarkan adanya penangkapan satu terduga pelaku penjambretan menggunakan senjata itu.
"Nanti saya infokan ya, ini masih dicari satu orang. Lengkapnya nanti ya," kata Andika saat dihubungi detikJateng.
Ia menyebut polisi masih melakukan pencarian terhadap satu lagi terduga pelaku pembacokan di Jalan Halmahera itu.
Sebelumnya diberitakan, dua perempuan menjadi korban jambret di Kecamatan Semarang Timur. Salah satu korban dibacok saat hendak menolong temannya.
Kapolsek Semarang Timur, Iptu Andy mengatakan, peristiwa terjadi Minggu (5/4/2026) pagi. Ia menyebut, insiden terjadi saat korban hendak berangkat ke gereja.
"Minggu sekitar pukul 06.45 WIB saudari ACH (31), menjemput rekannya, YH (30), ke rumah untuk berangkat ke gereja bareng," kata Andy saat dihubungi detikJateng.
Saat menunggu di depan rumah, korban ACH didatangi dua orang tak dikenal yang langsung meminta barang bawaannya dengan memaksa. Pelaku meminta dompet dan ponsel milik korban ACH, dan korban sempat menyerahkan dompetnya.
"Kemudian korban YH menghampiri saudari ACH untuk membantu melawan. Namun YHA tergores senjata yang dibawa pelaku di bagian pelipis hingga pipi. Setelah itu pelaku melarikan diri," ujarnya.
Dalam kejadian tersebut, korban YH yang mengalami luka sayat di bagian pelipis hingga pipi kemudian dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.
(afn/apu)
