Kasus penemuan mayat bayi di ladang tanah kas desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, Boyolali masih misterius. Sosok pembuang dan ibu bayi masih belum terlacak.
Kapolsek Cepogo, AKP Agung Setiawan, mengatakan anggotanya bersama Sat Reskrim Polres Boyolali saat ini masih berupaya mengungkap kasus itu.
"Belum (pelaku belum tertangkap). Rekan-rekan dibackup Reskrim Polres Boyolali masih berupaya ungkap. Mohon doanya agar segera terungkap," kata Kapolsek Cepogo, AKP Agung Setiawan, kepada detikJateng, Senin (6/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agung mengatakan pihaknya masih mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh petugas.
"Sudah 3 saksi yang diperiksa. Tapi juga telah dilakukan pemeriksaan klarifikasi beberapa saksi," jelasnya.
Para saksi yang dimintai keterangan yakni warga yang menemukan bayi tersebut, dan warga sekitar lokasi penemuan mayat bayi perempuan itu. Selain memeriksa saksi, polisi juga memeriksa CCTV di sekitar lokasi.
"Ada beberapa CCTV yang sedang dipelajari," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat bayi ditemukan di ladang kas Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Bayi tersebut masih komplet dengan tali pusarnya.
"Ya pada hari ini tadi kurang lebih pukul 15.00 WIB, ada informasi dari masyarakat bahwa ada penemuan bayi di Dukuh Jetak, Desa Sumbung. Kami bersama anggota merapat ke TKP dan ternyata betul, ada penemuan bayi yang dalam kondisi meninggal di ladang," kata Kapolsek Cepogo, AKP Agung Setiawan, di lokasi kejadian Kamis (2/4).
Bayi tersebut ditemukan oleh warga Sumbung yang sedang mencangkul di ladang tersebut. Saksi mencangkul di ladang kas desa itu sejak pagi. Namun baru menemukan bayi itu sekitar pukul 15.00 WIB.
Bayi ditemukan setengah terkubur di pinggir ladang. Bayi itu ditemukan ditutup kaos sweater.
"Posisinya saat ditemukan setengah dikubur. Dikubur tapi tidak sempurna. Hanya semacam korek-korek tanah terus ditaruh bayi tersebut dengan ditutupi kaos sweater coklat," jelasnya.
Pihaknya bersama tim inafis dan Reskrim Polres Boyolali kemudian melakukan olah TKP. Korban dievakuasi ke rumah sakit Dr Moewardi Solo untuk dilakukan autopsi.
Kepala Desa Sumbung, Sutarto, mengatakan pihaknya mendapat kabar penemuan bayi itu langsung mendatangi lokasi kejadian. Dia membenarkan bahwa lokasi penemuan di ladang kas desa Sumbung, yang digarap warga sebagai lahar pertanian.
"Ladang itu tanah kas desa yang digarap warga," kata dia.
