- Jurusan UNS yang Sepi Peminat di SNBT 2026 1. Jurusan Seni Rupa 2. Jurusan Pendidikan Seni Rupa 3. Jurusan Desain Mode 4. Jurusan Pendidikan Fisika 5. Jurusan Sastra Daerah (Jawa) 6. Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan 7. Jurusan Fisika 8. Jurusan PSDKU Informatika (Kebumen) 9. Jurusan Pendidikan Teknik Mesin 10. Jurusan Pendidikan Kimia
Memilih jurusan kuliah bukanlah perkara mudah. Terlebih lagi, keputusan yang amat penting ini menjadi salah satu penentu masuk ke perguruan tinggi yang diimpikan selama ini. tak hanya soal minat dan bakat, peluang lolos yang tinggi dari jurusan sepi peminat juga menjadi pertimbangan untuk pilihan alternatif nan realistis.
Jangan hanya berfokus pada jurusan favorit tanpa melihat keketatan persaingannya, sebab bisa jadi sulit untuk lolos. Apalagi jika jurusan tersebut berasal dari perguruan tinggi yang banyak diminati, seperti UNS. Oleh karena itu, memasukkan juga jurusan dengan pendaftar yang sedikit sebagai pertimbangan pilihan kalian adalah hal yang perlu dicoba. Hal tersebut dikarenakan peluang lolos dari jurusan sepi peminat itu relatif tinggi, sehingga persaingannya ini lebih longgar.
Pada kesempatan kali ini, detikJateng sudah mengumpulkan 10 jurusan sepi peminat di UNS lengkap dengan peluang lolos, daya tampung SNBT 2026 dan prospek kerjanya. Lantas, apa saja jurusan sepi peminat dari UNS tersebut? Yuk simak daftar lengkapnya di bawah!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jurusan UNS yang Sepi Peminat di SNBT 2026
Berdasarkan data SNBT pada laman resmi SPMB UNS, terdapat 10 jurusan yang peminatnya sedikit. Kendati demikian, jurusan-jurusan tersebut memiliki peluang lebih dari 20%, sehingga peluang lolosnya tinggi. Mengacu dari sumber yang sama dan laman resmi SNPMB, berikut 10 jurusan di UNS yang dengan peminat sedikit untuk SNBT 2026.
1. Jurusan Seni Rupa
Jurusan Seni Rupa menjadi jurusan di UNS yang paling sedikit peminatnya. Pada SNBT 2025, jurusan dengan daya tampung sebanyak 30 orang ini memiliki peminat hanya mencapai 62 orang. Meski begitu, peluang lolosnya tergolong sangat tinggi, yakni sebesar 48,39%. Angka ini menunjukkan bahwa persaingan di jurusan ini relatif lebih rendah dibandingkan jurusan populer lainnya. Terlebih lagi, jurusan ini kembali membuka pendaftaran dengan daya tampung yang sama pada SNBT 2026 ini.
Lulusan Seni Rupa memiliki prospek kerja yang luas di bidang kreatif. Mereka dapat berkarier sebagai seniman, ilustrator, desainer visual, hingga bekerja di industri kreatif seperti periklanan dan media digital. Selain itu, peluang menjadi kurator seni atau membuka usaha kreatif sendiri juga cukup terbuka.
2. Jurusan Pendidikan Seni Rupa
Pendidikan Seni Rupa juga termasuk jurusan dengan tingkat persaingan rendah di UNS. Dengan daya tampung sebanyak 40 kursi, jumlah peminatnya tercatat 93 orang pada SNBT 2025. Hal ini menghasilkan peluang lolos sebesar 43,01%, yang tergolong tinggi dibandingkan banyak jurusan lainnya. Bagi kamu yang ingin menekuni bidang seni sekaligus pendidikan, jurusan ini bisa menjadi pilihan strategis. Terlebih lagi, kuota yang ditawarkan tetap tersedia pada SNBT 2026.
Prospek kerja lulusan jurusan ini pun tidak jauh berbeda dengan Seni Rupa, khususnya dalam bidang kratif. Mereka bisa menjadi praktisi seni rupa atau bekerja dalam industri kreatif yang membutuhkan keterampilan artistik. Selain itu, lulusannya juga bisa menjadi pendidik seni rupa seperti guru atau instruktur di sekolah maupun lembaga kursus.
3. Jurusan Desain Mode
Desain Mode menjadi satu dari beberapa jurusan dari Fakultas Seni Rupa dan Desain yang sepi peminat. Pada SNBT 2025, daya tampungnya 30 orang dengan jumlah pendaftar sebanyak 78 orang. Dengan kondisi tersebut, peluang diterima berada di angka 38,46%. Persaingan yang tidak terlalu ketat ini membuka peluang luas bagi calon mahasiswa yang tertarik di bidang fashion dan desain. Jurusan ini pun masih membuka kesempatan yang sama pada SNBT 2026.
Lulusan Desain Mode memiliki prospek kerja di industri fashion, seperti menjadi fashion designer, stylist, atau fashion consultant. Selain itu, mereka juga bisa membangun brand fashion sendiri atau bekerja di perusahaan tekstil dan industri kreatif lainnya.
4. Jurusan Pendidikan Fisika
Jurusan Pendidikan Fisika memiliki daya tampung sebanyak 45 orang pada SNBT 2026. Jurusan ini termasuk sepi peminat, mengingat dengan kuota 45 mahasiswa, jumlah peminatnya hanya mencapai 124 orang pada SNBT 2025. Meski begitu, peluang lolos di jurusan ini tinggi, mencapai 36,29%. Dengan demikian, Pendidikan Fisika menjadi salah satu jurusan dengan tingkat persaingan yang tidak terlalu ketat.
Prospek kerja lulusan Pendidikan Fisika sendiri tidak jauh-jauh dari tenaga pengajar. Lebih spesifiknya, lulusan jurusan ini bisa menjadi guru fisika di sekolah, pengajar di lembaga bimbingan belajar, atau melanjutkan karier sebagai akademisi. Selain itu, lulusan juga dapat bekerja di bidang penelitian atau pengembangan pendidikan sains.
5. Jurusan Sastra Daerah (Jawa)
Sastra Daerah atau Sastra Jawa menjadi salah satu jurusan yang sepi peminat. Jurusan dari Fakultas Ilmu Budaya ini memiliki daya tampung 43 orang pada SNBT 2026. Sama dengan daya tampung di tahun 2025, sayang jumlah pendaftarnya hanya sebanyak 150 orang. Akan tetapi, hal tersebut menunjukkan peluang diterima di jurusan tersebut tinggi. Persentase diterimanya berada di angka 28,67%, yang masih cukup besar. Angka ini menunjukkan bahwa tingkat persaingan di jurusan ini tidak terlalu ketat, bahkan peluangnya masih tergolong cukup tinggi dibandingkan jurusan lainnya.
Prospek kerja lulusan jurusan ini meliputi berbagai bidang, seperti asisten peneliti bahasa, sastra, manuskrip, dan budaya Jawa. Selain itu, lulusan juga dapat menjadi penerjemah, editor manuskrip Jawa, jurnalis bahasa Jawa, pembawa acara berbahasa Jawa, hingga penulis kreatif atau pelaku usaha berbasis budaya Jawa.
6. Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan
Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan termasuk sepi peminat pada tahun 2025. Dengan daya tampung mencapai 46 orang, tetapi jumlah peminat hanya 179 orang. Persentase diterimanya sendiri mencapai 25,70%. Namun itu artinya jurusan ini memiliki persaingan yang tidak terlalu padat. Dengan demikian, jurusan ini bisa jadi alternatif yang realistis, terutama bagi calon mahasiswa yang tertarik pada bidang teknik dan pendidikan. Kini, jurusan dari FKIP ini memiliki daya tampung sebanyak 45 orang untuk SNBT 2026
Prospek kerja lulusan jurusan ini antara lain menjadi guru teknik bangunan di SMK atau lembaga pendidikan lainnya. Selain itu, lulusan juga dapat bekerja di bidang konstruksi, perencanaan bangunan, atau sebagai tenaga ahli di sektor properti dan infrastruktur.
7. Jurusan Fisika
Tidak hanya pendidikan, jurusan Fisika murni juga masuk dalam jurusan sepi peminat di UNS. Pada SNBT 2025, tersedia 45 kursi dengan jumlah peminat sebanyak 179 orang. Hal ini menunjukkan keketatan persaingannya hanya mencapai 1 banding 4 orang. Meski begitu, peluang lolosnya tinggi dengan persentase 25,14%. Dengan peluang tersebut dan daya tampung yang sama, jurusan ini layak dipertimbangkan pada SNBT 2026.
Lulusan Fisika memiliki prospek kerja di bidang penelitian, industri teknologi, hingga energi. Mereka dapat bekerja sebagai peneliti, analis data, atau tenaga ahli di bidang instrumentasi dan teknologi. Selain itu, peluang untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi juga sangat terbuka.
8. Jurusan PSDKU Informatika (Kebumen)
PSDKU Informatika di Kampus Kebumen juga termasuk jurusan sepi peminat dari UNS. Peminatnya pada SNBT 2025 sendiri hanya mencapai 110 orang dengan daya tampung sebesar 25 orang. Itu berarti persaingannya hanya 1 banding 4 orang. Namun, hal tersebut juga berarti peluang lolosnya cukup besar atau berada di angka 22,73%. PSDKU Informatika di Kampus Kebumen menjadi salah satu opsi menarik dengan tingkat persaingan yang tidak terlalu tinggi. Apalagi, daya tampung pada SNBT 2026 kali ini masih sama dengan tahun sebelumnya.
Prospek kerja lulusan Informatika sendiri sangat luas, mulai dari software developer, data analyst, hingga cyber security specialist. Selain itu, lulusan juga dapat bekerja sebagai web developer, programmer, atau membuka startup di bidang teknologi. Semua pekerjaan tersebut kini bahkan ada dalam segala bidang perusahaan sebagai bentuk perkembangan zaman digital.
9. Jurusan Pendidikan Teknik Mesin
Pendidikan Teknik Mesin juga termasuk jurusan sepi peminat. Meski begitu, dibanding yang lain, jurusan ini memiliki jumlah peminat yang lebih banyak. Pada SNBT 2025, total pendaftarnya sebanyak 201 orang dengan daya tampung 45 mahasiswa. Peluang lolosnya sedikit lebih kecil yakni mencapai 22,39%, tetapi tetap lebih besar dari jurusan lain. Angka ini menunjukkan bahwa persaingan masih dalam kategori menengah. Bagi calon mahasiswa yang tertarik pada bidang teknik sekaligus pendidikan, jurusan ini tetap layak dipertimbangkan pada SNBT 2026.
Lulusan jurusan ini memiliki prospek kerja sebagai guru teknik mesin di SMK, maupun instruktur pelatihan. Orang-orang dari jurusan ini juga nantinya bisa menjadi teknisi di industri manufaktur. Selain itu, mereka juga dapat bekerja di bidang perawatan mesin, produksi, hingga pengembangan teknologi industri.
10. Jurusan Pendidikan Kimia
Pendidikan Kimia menjadi jurusan dengan tingkat persaingan paling tinggi di antara daftar ini, namun masih tergolong cukup aman. Pada SNBT 2025, daya tampungnya sebanyak 50 orang dengan jumlah peminat mencapai 215 orang. Peluang diterima berada di angka 23,26%. Meski jumlah pendaftarnya cukup besar, peluangnya masih lebih tinggi dibandingkan jurusan favorit lain, sehingga tetap layak dipertimbangkan pada SNBT 2026.
Dari segi prospek kerja, lulusan Pendidikan Kimia memiliki peluang karier yang cukup luas. Tidak hanya menjadi guru kimia di jenjang SMP hingga SMA, lulusan juga dapat berkarier sebagai dosen, peneliti di bidang pendidikan maupun sains, serta bekerja di laboratorium industri atau instansi pemerintah. Selain itu, mereka juga bisa bekerja di sektor industri seperti farmasi, makanan, dan lingkungan, bahkan menjadi pengembang media pembelajaran atau wirausaha di bidang edukasi.
Demikian itulah 10 jurusan sepi peminat dari UNS dalam SNBT 2026 lengkap dengan peluang dan prospek kerjanya. Semoga menambah bahan pertimbangan pilihan jurusan kalian ya, Dab!
Artikel ini ditulis oleh Mardliyyah Hidayati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
